Hasil Survei SMRC: Sama-sama Berebut Pemilih Jokowi, Ganjar Pranowo Ungguli Prabowo

Jum'at, 03 Juni 2022 - 17:39 WIB
“Tapi, kekuatan PDIP kan sekitar 20% lebih dari total pemilih nasional. Untuk meraih 50% plus, butuh dukungan partai lain. Pemilih Jokowi di 2019 kan bukan hanya dari PDIP. Ada dari Nasdem, Golkar, dan lain-lain. Artinya apa? Artinya aspek-aspek dari partai lain juga perlu dihitung, kalau bicara soal partai,” tambah Saiful.

Baca juga: Puan Diyakini Tetap Jadi Pilihan Megawati Jika Jokowi Dukung Ganjar

Saiful menegaskan, dalam diskusi dan literatur politik selama pilpres, peran tokoh sangat penting di tengah lemahnya hubungan pemilih dengan partai politik di Indonesia. Dari survei-survei nasional tatap muka yang dilakukan SMRC selama setahun terakhir, Saiful menemukan bahwa mereka yang memilih Jokowi di Pilpres 2019, trennya cenderung memilih Ganjar. Meskipun banyak juga yang bergeser ke Prabowo dan Anies Baswedan.

Dari Mei 2021 hingga Maret 2022, Saiful menguraikan, selama empat kali survei, Ganjar merebut paling banyak pemilih Jokowi. Dari 32,8% di Mei 2021 sempat melonjak 40,6% di Desember 2021, dan terakhir 36,9% di Maret 2022.

Sedangkan, Prabowo meraih 24,6% di Mei 2021, turun 22,4% di Desember 2021, dan naik lagi menjadi 26,3% di Maret 2022. Sementar Anies meraih 23,8% di Mei 2021, dan 20,8% di Maret 2022. “Jadi trennya, Ganjar selalu unggul. Kedua Prabowo. Sementara Anies cenderung statis. Sekarang peperangan terjadi antara Prabowo dengan Ganjar. Antara Desember-Maret, Prabowo naik 4%. Dan Ganjar turun 4%,” imbuhnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!