Dikunjungi Jenderal Andika Perkasa, Haedar Nashir: TNI dengan Muhammadiyah Menyatu
Senin, 23 Mei 2022 - 19:23 WIB
"Tadi kami berbicara agar nilai Pancasila, agama, dan kebudayaan luhur bangsa sebagai kepribadian sekaligus dasar kita ngurus negara ngurus bangsa, ngurus Tanah Air. Karena dengan nilai itu kita punya daya hidup,” katanya.
Menyambung Haedar, Jenderal Andika Perkasa menyampaikan bahwa TNI akan bekerja sama dalam bidang kesehatan untuk daerah 3 T (Terdepan, Terpencil dan Tertinggal) dan antar pulau. Menurut dia, banyak masukan dan ajaran yang diterimanya dalam pertemuan tersebut.
"Jadi banyak yang sebetulnya saya pelajari, dari beliau Prof Haedar, kemudian juga dengan pengurus lain. Yang semuanya membuka wawasan kami," ungkap Andika.
Andika menuturkan Muhammadiyah memiliki sumber daya yang memadai di berbagai bidang, salah satunya kesehatan dan pendidikan. Dia mencontohkan jumlah rumah sakit yang berada di bawah naungan Muhammadiyah lebih banyak ketimbang yang dimiliki TNI. Baca juga: Halalbihalal Muhammadiyah, Anies: Semoga Dimudahkan Berjuang Majukan Umat
"Saya punya rumah sakit di seluruh Indonesia, sedangkan Muhammadiyah punya 118, lebih banyak. Nah ini sudah memberi contoh bagaimana Muhammadiyah berperan dalam rangka meningkatkan SDM," tutup Andika.
Menyambung Haedar, Jenderal Andika Perkasa menyampaikan bahwa TNI akan bekerja sama dalam bidang kesehatan untuk daerah 3 T (Terdepan, Terpencil dan Tertinggal) dan antar pulau. Menurut dia, banyak masukan dan ajaran yang diterimanya dalam pertemuan tersebut.
"Jadi banyak yang sebetulnya saya pelajari, dari beliau Prof Haedar, kemudian juga dengan pengurus lain. Yang semuanya membuka wawasan kami," ungkap Andika.
Andika menuturkan Muhammadiyah memiliki sumber daya yang memadai di berbagai bidang, salah satunya kesehatan dan pendidikan. Dia mencontohkan jumlah rumah sakit yang berada di bawah naungan Muhammadiyah lebih banyak ketimbang yang dimiliki TNI. Baca juga: Halalbihalal Muhammadiyah, Anies: Semoga Dimudahkan Berjuang Majukan Umat
"Saya punya rumah sakit di seluruh Indonesia, sedangkan Muhammadiyah punya 118, lebih banyak. Nah ini sudah memberi contoh bagaimana Muhammadiyah berperan dalam rangka meningkatkan SDM," tutup Andika.
(kri)
Lihat Juga :