Anggota Komisi IX DPR Sebut Erick Thohir adalah Restorasi Indonesia
Rabu, 27 April 2022 - 18:11 WIB
Selain itu, Erick juga dinilai konsisten merangkul kembali insan BUMN yang terpapar faham khilafah untuk kembali menjaga ideologi bangsa, yaitu Pancasila dan turunannya, yaitu Bhinneka Tunggal Ika. "Erick yang saya kenal adalah sosok anak muda sukses, kaya raya, tetapi tetap santun, dan tidak sombong. Beliau tipe yg mau mendengar dan enak diajak diskusi, mau menerima kritik dan masukan," kata Irma.
Baca juga: Erick Thohir Dinilai Bisa Jadi Penentu di Pilpres 2024
Menurutrnyia, Indonesia butuh pemimpin yang mempersatukan 3 komponen; TNI, Polri dan Rakyat. Selain itu, Indonesia juga butuh pemimpin yang tahu kebutuhan rakyat, peningkatan sumber daya masyarakat, dan sekaligus kesadaran rakyat dalam bernegara, sehingga tercipta yang namanya sense of belonging rakyat pada negara. "Dan itu semua ada pada Erick Thohir," kata Irma.
Irma menambahkan, Erick Thohir bukan kader partai, tetapi sangat tahu bagaimana menghargai dan merangkul partai politik. Indonesia butuh pemimpin yang muda, cerdas dan tidak berpihak tetapi merangkul seperti itu agar bisa menghindari Indonesia dari perpecahan. "Untuk itu, sekali lagi kita butuh pemimpin yang mampu mempersatukan, dia tidak di kiri ataupun di kanan, dia ada untuk kita semua Indonesia," ucapnya.
Baca juga: Erick Thohir Dinilai Bisa Jadi Penentu di Pilpres 2024
Menurutrnyia, Indonesia butuh pemimpin yang mempersatukan 3 komponen; TNI, Polri dan Rakyat. Selain itu, Indonesia juga butuh pemimpin yang tahu kebutuhan rakyat, peningkatan sumber daya masyarakat, dan sekaligus kesadaran rakyat dalam bernegara, sehingga tercipta yang namanya sense of belonging rakyat pada negara. "Dan itu semua ada pada Erick Thohir," kata Irma.
Irma menambahkan, Erick Thohir bukan kader partai, tetapi sangat tahu bagaimana menghargai dan merangkul partai politik. Indonesia butuh pemimpin yang muda, cerdas dan tidak berpihak tetapi merangkul seperti itu agar bisa menghindari Indonesia dari perpecahan. "Untuk itu, sekali lagi kita butuh pemimpin yang mampu mempersatukan, dia tidak di kiri ataupun di kanan, dia ada untuk kita semua Indonesia," ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :