Ramai di Medsos, Tagar Tenggelamkan Gerindra Dinilai Cuma Omong Kosong

Rabu, 17 Juni 2020 - 12:51 WIB
Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono enggan menanggapi tanda pagar atau hashtag #tenggelamkangerindra yang ramai di media sosial Twitter.

Adapun tanda pagar (tagar) itu muncul menyusul beredarnya video rekaman pernyataan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono di Twitter. Dalam video itu, Arief yang berbincang dengan seseorang menyatakan isu PKI sengaja diembuskan oleh "kadrun-kadrun".



Arief Poyuono justru menilai warganet yang meramaikan tagar #tenggelamkangerindra itu orang-orang yang gagal paham. "Biar saja mas, itu omongan murahan dan ancaman-ancaman omong-omong kosong kok ditanggapi sih. Paling ngomong tengelamkan Gerindra orang gagal paham kali ya. Eenggak punya pengaruh kali," ujar Arief Poyuono kepada SINDOnews, Rabu (17/6/2020).

Dia yakin tagar #tenggelamkangerindra tidak akan terealisasi. "Yuk kita buktikan saja nanti di pemilu 2024. Bisa enggak mereka ngomong tengelamkan Gerindra nanti. Yang ada Gerindra akan jadi kapal induk politik nasional," ungkapnya.(Baca juga: Arief Poyuono Ngomong Kadrun, Tagar Tenggelamkan Gerindra Ramai di Medsos )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!