BMKG Ungkap Tak Ada Fenomena Ekstrem pada Musim Kemarau 2022
Jum'at, 25 Maret 2022 - 13:48 WIB
Meski demikian, Dodo mengatakan BMKG tetap akan memantau setiap perkembangan iklim dan cuaca sepanang 2022. ” Insya Allah aman, dalam artian itu akan menuju kondisi netral normal,” tegas Dodo.
Oleh karena itu, Dodo meminta semua pihak untuk memanfaatkan kondisi kemarau yang kondusif ini untuk mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi kering seperti kebakaran hutan dan lahan hingga kekeringan ekstrem. “Sehingga barangkali dari kondisi tersebut kita manfaatkan kondisi kemarau yang kondusif ini misalnya untuk yang lebih lambat musim kemarau bisa diatur strategi memanfaatkan, artinya kalau kemarau lambat masih ada hujan di wilayah tersebut yang musimnya terlambat,” tutur dia.
“Begitu juga yang misalnya sifat hujannya atas normal tentu dapat dimanfaatkan. Tapi tentu sebaliknya antisipasi dampak musim kemarau yang diprakirakan dibawah normal atau tibanya lebih awal itu strateginya untuk mengantisipasi dampak yang akan terjadi,” papar Dodo.
Oleh karena itu, Dodo meminta semua pihak untuk memanfaatkan kondisi kemarau yang kondusif ini untuk mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi kering seperti kebakaran hutan dan lahan hingga kekeringan ekstrem. “Sehingga barangkali dari kondisi tersebut kita manfaatkan kondisi kemarau yang kondusif ini misalnya untuk yang lebih lambat musim kemarau bisa diatur strategi memanfaatkan, artinya kalau kemarau lambat masih ada hujan di wilayah tersebut yang musimnya terlambat,” tutur dia.
“Begitu juga yang misalnya sifat hujannya atas normal tentu dapat dimanfaatkan. Tapi tentu sebaliknya antisipasi dampak musim kemarau yang diprakirakan dibawah normal atau tibanya lebih awal itu strateginya untuk mengantisipasi dampak yang akan terjadi,” papar Dodo.
(muh)
Lihat Juga :