Muhammadiyah Desak Rusia dan Ukraina Segera Akhiri Perang
Kamis, 03 Maret 2022 - 20:49 WIB
Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir mengaku sangat prihatin dengan peperangan yang terjadi antara Rusia-Ukraina. Foto/SINDOnews
YOGYAKARTA - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan sangat prihatin dengan peperangan yang terjadi antara Rusia-Ukraina. Peperangan tidak hanya menimbulkan kerusakan fasilitas publik dan korban jiwa baik yang meninggal dunia maupun luka-luka. Sebagian korban adalah masyarakat sipil. Peperangan bukanlah jalan keluar menyelesaikan masalah.
“Mendesak kedua belah pihak untuk dapat melakukan gencatan senjata dan mencoba mencari solusi damai melalui meja perundingan,” kata Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir, Kamis (3/3/2022).
Selain itu juga mendesak PBB, khususnya Dewan Keamanan, melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk mengakhiri peperangan karena akan menimbulkan masalah yang kompleks baik ekonomi, politik, kemanusiaan, perdamaian global dan masalah-masalah lainnya.
Baca juga: Menlu: Tertahan di Rumania, 14 WNI Belum Bisa Dipulangkan ke Indonesia
“Mendesak kedua belah pihak untuk dapat melakukan gencatan senjata dan mencoba mencari solusi damai melalui meja perundingan,” kata Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir, Kamis (3/3/2022).
Selain itu juga mendesak PBB, khususnya Dewan Keamanan, melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk mengakhiri peperangan karena akan menimbulkan masalah yang kompleks baik ekonomi, politik, kemanusiaan, perdamaian global dan masalah-masalah lainnya.
Baca juga: Menlu: Tertahan di Rumania, 14 WNI Belum Bisa Dipulangkan ke Indonesia
Lihat Juga :