Gelar Harlah ke-99 di Palembang, NU Usung Tema Lestari Alamnya Sejahtera Petaninya
Senin, 28 Februari 2022 - 13:01 WIB
Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf serta sejumlah ketua PBNU diagendakan mengahadiri Harlah NU ke-99 (kalender Hijriah) untuk di Palembang. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar rangkaian hari lahir NU ke-99 (kalender Hijriah) untuk Wilayah Indonesia Barat yang difokuskan di Palembang. Tema besar “Merawat Jagat, Membangun Peradaban” dalam menyongsong satu abad NU pada rangkaian harlah yang berlangsung selama tiga hari (3-5 Maret) mengambil sub tema: “Lestari Alamnya Sejahtera Petaninya”.
Wakil Ketua Umum PBNU yang sekaligus penanggung jawab acara Harlah NU di Palembang, Nusron Wahid mengungkapkan rangkaian harlah akan dihadiri Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf serta sejumlah ketua PBNU. Adapun pesertanya adalah perwakilan dari PWNU dan PCNU se-Pulau Sumatera, narasumber dari kalangan pemerintah dan akademisi, serta perwakilan dari komuitas petani sawit. Baca juga: PBNU Sebut SE Pengeras Suara Masjid Sejalan dengan Hadis Nabi
“Dalam rangkaian acaranya, selain pidato sambutan dari Rais Aam dan Ketua Umum serta sambutan Presiden yang diwakilkan oleh Menko Perekonomian Pak Airlangga Hartarto, sambutan selamat datang dari Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, ada juga halaqah lingkungan hidup yakni terkait perubahan iklim dan kehutanan sosial serta bagaimana mengakselerasikan program PSR (Peremajaan Sawit Rakyat). Ini menjadi salah satu concern PBNU yakni melakukan pendampingan petani sawit,” ujar Nusron, Senin (28/02/2022).
Dalam halaqah tersebut, kata Nusron, akan dirumuskan program serta instrumen yang efektif sehingga bisa menjadi model untuk upaya penngkatan kesejahteraan petani kelapa sawit secara umum. Sebagai bentuk keseriusan dari PBNU dalam upaya pendampingan terhadap petani sawit, akan dihadirkan secara langsung menteri-menteri terkait seperti Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar, dan Menteri BUMN Erick Thohir.
Wakil Ketua Umum PBNU yang sekaligus penanggung jawab acara Harlah NU di Palembang, Nusron Wahid mengungkapkan rangkaian harlah akan dihadiri Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf serta sejumlah ketua PBNU. Adapun pesertanya adalah perwakilan dari PWNU dan PCNU se-Pulau Sumatera, narasumber dari kalangan pemerintah dan akademisi, serta perwakilan dari komuitas petani sawit. Baca juga: PBNU Sebut SE Pengeras Suara Masjid Sejalan dengan Hadis Nabi
“Dalam rangkaian acaranya, selain pidato sambutan dari Rais Aam dan Ketua Umum serta sambutan Presiden yang diwakilkan oleh Menko Perekonomian Pak Airlangga Hartarto, sambutan selamat datang dari Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, ada juga halaqah lingkungan hidup yakni terkait perubahan iklim dan kehutanan sosial serta bagaimana mengakselerasikan program PSR (Peremajaan Sawit Rakyat). Ini menjadi salah satu concern PBNU yakni melakukan pendampingan petani sawit,” ujar Nusron, Senin (28/02/2022).
Dalam halaqah tersebut, kata Nusron, akan dirumuskan program serta instrumen yang efektif sehingga bisa menjadi model untuk upaya penngkatan kesejahteraan petani kelapa sawit secara umum. Sebagai bentuk keseriusan dari PBNU dalam upaya pendampingan terhadap petani sawit, akan dihadirkan secara langsung menteri-menteri terkait seperti Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar, dan Menteri BUMN Erick Thohir.
Lihat Juga :