Untung Rugi Deklarasi Prabowo Subianto Menjadi Capres Gerindra Tahun Ini

Jum'at, 25 Februari 2022 - 10:52 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan keterangan terkait KRI Nanggala 402 yang mengalami hilang kontak saat konferensi pers di Lanud I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Kamis (22/4/2021). FOTO/ANTARA/Fikri Yusuf
JAKARTA - Partai Gerindra menyatakan akan mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai calon presiden ( Capres) 2024 pada 2022. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Menanggapi rencana tersebut, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah berpandangan, sebagai tokoh paling mapan dalam keterusungan parpol, deklarasi dini sebenarnya tidak banyak berdampak.



"Hal itu karena pemilih Prabowo sejauh ini masih stabil, begitu halnya dengan yang anti Prabowo, masih pada porsi yang tetap. Sehingga, deklarasi akan kecil kemungkinan miliki dampak elektoral," kata Dedi saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Jumat (25/2/2022).

Namun, ia melihat ada sisi baiknya dari deklarasi tersebut, yakni loyalis Prabowo, termasuk di Gerindra, lebih cepat beradaptasi dan mendapat kepastian. Tidak ada peluang di internal Gerindra yang mencoba lakukan manuver dengan menonjolkan tokoh lain.

Namun sisi sebaliknya, kelompok yang sejak 2014 anti Prabowo juga akan bekerja lebih awal untuk menggalang propaganda agar Menteri Pertahanan itu kesulitan meningkatkan elektabilitasnya.

Dalam catatan IPO, Prabowo adalah jajaran tokoh potensial mengikuti Pilpres yang paling tinggi tingkat ketidaksukaan publik, sekitar 14-17% dari yang mengenal Prabowo memastikan tidak akan memilihnya. Lebih buruk lagi ada sebagian yang justru menyatakan secara aktif mempromosikan untuk tidak memilih Prabowo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!