Dasco: Jika Suara Azan Dianggap Gangguan, Itu Berlebihan

Kamis, 24 Februari 2022 - 12:54 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai berlebihan jika suara azan dianggap sebagai gangguan. Foto/dpr.go.id
JAKARTA - Pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang membandingkan penggunaan toa masjid dengan gonggongan anjing menjadi polemik. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai berlebihan jika suara azan dianggap sebagai gangguan.

“Jika suara azan dianggap sebagai gangguan, saya pikir, itu berlebihan ya,” kata Dasco dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/2/2022).



Dasco mengatakan, suara azan yang begitu indah dan bermakna menjadi semacam budaya di Indonesia. Suara azan dikumandangkan dari masjid dan musala sebanyak 5 kali sehari dengan durasi kurang lebih selama 1 hingga 1,3 menit.

Baca juga: Heboh Gonggongan Anjing dan Toa, Gus Yaqut Trending di Twitter

"Tentunya tidak bisa disamakan dengan suara apa saja, apa lagi dianggap sebagai suara yang mengganggu," tutur politikus Partai Gerindra ini.

Bahkan, kata dia, suara azan yang mengingatkan dan memanggil umat muslim untuk salat dapat dikategorikan sebagai kearifan dan cagar budaya dalam hidup bertoleransi antar umat beragama di Indonesia. Untuk itu, di tengah keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia, Dasco mengajak semua pihak untuk memaknai toleransi dengan baik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!