Omicron di Indonesia Tembus 414 Orang, Umumnya Sudah Divaksin Lengkap
Minggu, 09 Januari 2022 - 23:12 WIB
Melihat data tersebut pemerintah meminta masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan luar negeri jika tidak terlalu penting. Kasus penularan Omicron paling banyak berasal dari Turki dan Arab Saudi.
“Sebagian besar kasus Omicron berasal dari pelaku perjalanan luar negeri. Karena itu masyarakat diharapkan menunda dahulu jika ingin pergi ke luar negeri,” ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, dalam keterangannya, Minggu (9/1/2022).
Baca juga: Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah 529, Paling Banyak Ditemukan di DKI Jakarta
Menurut Nadia, meski seseorang telah divaksinasi Covid-19 dua dosis, virus tersebut tetap bisa menginfeksi. Artinya, vaksinasi tidak menjamin seseorang terhindar dari virus Covid-19.
Bahkan kebanyakan kasus konfirmasi Omicron saat ini telah menginfeksi mereka yang telah lengkap vaksinasinya. “Kita harus waspada, jangan sampai tertular. Wajib disiplin terapkan protokol kesehatan meski sudah divaksinasi, jangan sampai tertular dan menularkan” ucap Nadia.
“Sebagian besar kasus Omicron berasal dari pelaku perjalanan luar negeri. Karena itu masyarakat diharapkan menunda dahulu jika ingin pergi ke luar negeri,” ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, dalam keterangannya, Minggu (9/1/2022).
Baca juga: Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah 529, Paling Banyak Ditemukan di DKI Jakarta
Menurut Nadia, meski seseorang telah divaksinasi Covid-19 dua dosis, virus tersebut tetap bisa menginfeksi. Artinya, vaksinasi tidak menjamin seseorang terhindar dari virus Covid-19.
Bahkan kebanyakan kasus konfirmasi Omicron saat ini telah menginfeksi mereka yang telah lengkap vaksinasinya. “Kita harus waspada, jangan sampai tertular. Wajib disiplin terapkan protokol kesehatan meski sudah divaksinasi, jangan sampai tertular dan menularkan” ucap Nadia.
Lihat Juga :