Sah, Inilah 9 Kiai Tim AHWA untuk Tetapkan Rais Aam PBNU
Kamis, 23 Desember 2021 - 19:41 WIB
Sidang pleno Muktamar ke-34 NU di Kampus Unila Bandar Lampung ini menetapkan 9 kiai sepuh yang bertugas untuk memilih Rais Aam PBNU periode 2021-2026. FOTO/KORAN SINDO/ABDUL HAKIM
JAKARTA - Sidang pleno Muktamar ke-34 NU untuk menentukan tim Ahlil Halli Wal Aqdi (AHWA) akhirnya final. Sidang yang berlangsung di Kampus Unila Bandar Lampung ini menetapkan 9 kiai sepuh yang bertugas untuk memilih Rais Aam PBNU periode 2021-2026.
Tercatat KH Dimyati Rais berhasil mendapatkan suara tertinggi, yakni sebanyak (503) dukungan dari PCNU dan PWNU. Disusul KH Mustofa Bisri sebanyak (494), KH Ma'ruf Amin (458), KH Anwar Mansur (408), KH TG Turmudzi (403), KH Miftakhul Achyar (395), KH Nurul Huda (384), KH Buya Ali Marbun (309), dan KH Zainal Abidin (272).
Merujuk tata tertib Muktamar, pemilihan Rais Aam PBNU disepakati menggunakan sistem AHWA. Dengan model ini, Rais Aam akan dipilih oleh 9 orang yang mendapat mandat PCNU dan PWNU menjadi AHWA. Model AHWA menitikberatkan pada pendekatan musyawarah mufakat.
Baca juga: Jadi Titik Temu 2 Kubu, KH As'ad Said Ali Didukung Kaum Muda NU Pimpin PBNU
Sedangkan penentuan Ketua Umum Tandfidziyah PBNU dilakukan dengan cara pemilihan. Para calon akan memperebutkan dukungan dari pemilik suara, yakni PCNU, PCINU, PWNU, PBNU, dan badan otonom.
Tercatat KH Dimyati Rais berhasil mendapatkan suara tertinggi, yakni sebanyak (503) dukungan dari PCNU dan PWNU. Disusul KH Mustofa Bisri sebanyak (494), KH Ma'ruf Amin (458), KH Anwar Mansur (408), KH TG Turmudzi (403), KH Miftakhul Achyar (395), KH Nurul Huda (384), KH Buya Ali Marbun (309), dan KH Zainal Abidin (272).
Merujuk tata tertib Muktamar, pemilihan Rais Aam PBNU disepakati menggunakan sistem AHWA. Dengan model ini, Rais Aam akan dipilih oleh 9 orang yang mendapat mandat PCNU dan PWNU menjadi AHWA. Model AHWA menitikberatkan pada pendekatan musyawarah mufakat.
Baca juga: Jadi Titik Temu 2 Kubu, KH As'ad Said Ali Didukung Kaum Muda NU Pimpin PBNU
Sedangkan penentuan Ketua Umum Tandfidziyah PBNU dilakukan dengan cara pemilihan. Para calon akan memperebutkan dukungan dari pemilik suara, yakni PCNU, PCINU, PWNU, PBNU, dan badan otonom.
Lihat Juga :