25 PWNU Usulkan KH Miftachul Akhyar Jadi Calon Rais Aam dan Gus Yahya Ketum PBNU
Kamis, 23 Desember 2021 - 13:26 WIB
Sebanyak 25 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) sepakat untuk memilih KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Yahya Cholil Staquf menjadi Ketua Umum PBNU Periode 2021-2026. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Mayoritas Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) sepakat untuk memilih KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Yahya Cholil Staquf menjadi Ketua Umum PBNU Periode 2021-2026. Total ada 25 PWNU yang tegas menyampaikan pandangan ini.
"Menyepakati untuk mengusulkan kepada AHWA (Ahlul Halli Wal Aqdi) bahwa nama KH Miftachul Akhyar sebagai calon rais aam dan kepada muktamirin nama KH Yahya Cholil Staquf sebagai calon ketua umum PBNU," ujar Katib Syuriah PWNU Jatim KH Safruddin Syarif saat membacakan pandangan umum perwakilan 25 PWNU di GSG Kompleks UIN Raden Intan, Bandar Lampung, Kamis (23/12/2021)..
Syafruddin mengatakan, sosok KH Miftachul dan Gus Yahya tepat untuk menakhodai PBNU lima tahun mendatang. Keduanya dianggap pasangan yang tepat untuk memajukan NU menghadapi tantangan dunia yang kian kompleks ini. Apalagi, kiprah NU untuk memajukan peradaban ini juga kian tak ringan seiring pesatnya perubahan teknologi maupun tantangan persoalan zaman yang kian beragam.
Baca juga: Tatib Muktamar NU Disepakati, Ini Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU
"Menyepakati untuk mengusulkan kepada AHWA (Ahlul Halli Wal Aqdi) bahwa nama KH Miftachul Akhyar sebagai calon rais aam dan kepada muktamirin nama KH Yahya Cholil Staquf sebagai calon ketua umum PBNU," ujar Katib Syuriah PWNU Jatim KH Safruddin Syarif saat membacakan pandangan umum perwakilan 25 PWNU di GSG Kompleks UIN Raden Intan, Bandar Lampung, Kamis (23/12/2021)..
Syafruddin mengatakan, sosok KH Miftachul dan Gus Yahya tepat untuk menakhodai PBNU lima tahun mendatang. Keduanya dianggap pasangan yang tepat untuk memajukan NU menghadapi tantangan dunia yang kian kompleks ini. Apalagi, kiprah NU untuk memajukan peradaban ini juga kian tak ringan seiring pesatnya perubahan teknologi maupun tantangan persoalan zaman yang kian beragam.
Baca juga: Tatib Muktamar NU Disepakati, Ini Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU
Lihat Juga :