Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Rapat Forkopimda Aceh Evaluasi Penanganan Pandemi
Selasa, 02 November 2021 - 19:27 WIB
"Lakukan vaksinasi dengan sistem targeting dan kerja sama antar daerah yang berdekatan atau aglomerasi. Sehingga mampu meningkatkan capaian vaksinasi dengan cepat. Forkopimda Kabupaten/Kota harus kompak dalam melaksanakan akselerasi vaksinasi," ujar eks Kabareskrim Polri tersebut.
Baca juga: Stok Vaksin Covid-19 Bertambah, Percepatan Vaksinasi Lebih Optimal
Sigit memaparkan, khusus di Banda Aceh, capaian vaksin dosis pertama telah mencapai 80%. Hal itu terbilang bagus. Namun, Sigit menyebut, wilayah Aceh lainnya yang masih tergolong rendah. Sehingga, jika dirata-ratakan di skala nasional, Aceh hanya berada di angka 31%.
Sementara, beberapa provinsi sudah ada di angka 50% bahkan adapula yang sudah 100%, seperti DKI Jakarta, Bali, Kepri, dan DIY. "Tentunya gap ini harus dikejar terus. Karena di beberapa wilayah Indonesia untuk dosis pertama seperti DKI Jakarta, Yogya, Kepri dan Bali sudah 100%," ucap Sigit.
Dengan adanya sinergitas dan soliditas seluruh stakeholders di Aceh, Sigit optimistis ke depannya target Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), untuk mencapai vaksinasi sebesar 70% dapat segera terwujud. "Sehingga apa yang jadi target Pak Presiden di November mencapai 60% dan akhir Desember bisa tercapai 70%," kata Sigit.
Lebih dalam, Sigit mengungkapkan, kunci untuk menghadapi Pandemi Covid-19 adalah melakukan strategi kombinasi yakni, melaksanakan vaksinasi secara maksimal, menjaga dan selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan melakukan treatment terhadap masyarakat yang positif virus corona, sehingga bisa diselamatkan dengan baik. "Ini kombinasi yang harus terus dilaksanakan. Karena memang dengan kerja keras ini, Alhamdulillah Indonesia berada di rangking satu untuk kemampuan kita kendalikan laju Covid-19 se-Asia Tenggara. Jadi saya kira ini harus dipertahankan tentunya dengan akselerasi vaksinasi," tutur Sigit.
Baca juga: Stok Vaksin Covid-19 Bertambah, Percepatan Vaksinasi Lebih Optimal
Sigit memaparkan, khusus di Banda Aceh, capaian vaksin dosis pertama telah mencapai 80%. Hal itu terbilang bagus. Namun, Sigit menyebut, wilayah Aceh lainnya yang masih tergolong rendah. Sehingga, jika dirata-ratakan di skala nasional, Aceh hanya berada di angka 31%.
Sementara, beberapa provinsi sudah ada di angka 50% bahkan adapula yang sudah 100%, seperti DKI Jakarta, Bali, Kepri, dan DIY. "Tentunya gap ini harus dikejar terus. Karena di beberapa wilayah Indonesia untuk dosis pertama seperti DKI Jakarta, Yogya, Kepri dan Bali sudah 100%," ucap Sigit.
Dengan adanya sinergitas dan soliditas seluruh stakeholders di Aceh, Sigit optimistis ke depannya target Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), untuk mencapai vaksinasi sebesar 70% dapat segera terwujud. "Sehingga apa yang jadi target Pak Presiden di November mencapai 60% dan akhir Desember bisa tercapai 70%," kata Sigit.
Lebih dalam, Sigit mengungkapkan, kunci untuk menghadapi Pandemi Covid-19 adalah melakukan strategi kombinasi yakni, melaksanakan vaksinasi secara maksimal, menjaga dan selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan melakukan treatment terhadap masyarakat yang positif virus corona, sehingga bisa diselamatkan dengan baik. "Ini kombinasi yang harus terus dilaksanakan. Karena memang dengan kerja keras ini, Alhamdulillah Indonesia berada di rangking satu untuk kemampuan kita kendalikan laju Covid-19 se-Asia Tenggara. Jadi saya kira ini harus dipertahankan tentunya dengan akselerasi vaksinasi," tutur Sigit.
Lihat Juga :