NU Ungkap Cara Memasyarakatkan Ekonomi Syariah di Kalangan Santri

Jum'at, 22 Oktober 2021 - 17:41 WIB
“Kita terkenal dalam ekonomi syariah itu adalah Al-Muwafaqaat fi Usool punyanya Al-Shatibi, terus kemudian Ihya Ulumuddin punyanya Imam Al-Ghazali itu adalah kitab wajib terutama Ihya Ulumuddin, yang kita kaji di pesantren untuk perekonomian,” terangnya.

“Jadi kita mengkaji kitab wajib itu adalah dari rujukan terkemuka untuk ekonomi Islam,” sambungnya.

Selain dua kitab terkemuka tersebut, Effendi juga mengatakan terdapat kitab-kitab lain yang menjadi dasar ajaran pada santri. Kitab tersebut juga berbicara tentang Mudharabah dan Musyarakah. Baca juga: Waketum Perindo Syafril Nasution: Peran Pesantren dan Santri Dibutuhkan dalam Percepatan Pembangunan

“Selain itu, kitab-kitab yang lain bicara Mudharabah, bicara Musyarakah bicara salam dan lain sebagainya itu sudah ada. Tinggal nanti diformulasikan sedemikian rupa sehingga ketika santri keluar dari pesantren sudah memenuhi kebutuhan industri,” tutupnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!