Syaikhona Kholil Layak Dapat Gelar Pahlawan Nasional
Kamis, 14 Oktober 2021 - 21:43 WIB
"Seminar ini menjadi bagian dari ikhtiar NasDem untuk mendukung upaya teman-teman dari Yayasan Syaikhona Kholil dan khusunya para ulama dan guru di Madura, untuk memperjuangkan Syekh Kholil sebagai pahlawan nasional. Karena Syekh Kholil adalah guru dari para pahlawan nasional," kata pria yang akrab disapa Tobas ini.
Ia menambahkan, adalah tugas kita mengingatkan masyarakat bahwa kita mempunyai tokoh yang luar biasa, tokoh yang berjasa kepada bangsa.
"Untuk itu kita berharap rangkaian kegiatan ini bisa membuahkan hasil dan didengarkan oleh Dewan Gelar dan Presiden agar bisa menjadikan Syekh Kholil sebagai pahlawan nasional," kata Tobas.
Baca juga: Ketua MUI Kabupaten Bekasi Putra Pahlawan Nasional KH Noer Ali Tutup Usia
Sementara itu, salah satu narasumber seminar, Imam Besar Masjid Istiqal Nasaruddin Umar mengatakan, pemberian gelar pahlawan nasional kepada Syaikhona Kholil merupakan hal yang layak dilakukan. Syaikhona Kholil merupakan guru bagi sejumlah pahlawan yang ada di Indonesia.
"Syaikhona ini luar biasa. Layak untuk mendapatkan apresiasi dari negara mengingat jasa-jasanya. Dia menjadi guru dari para pendiri pondok pesantren besar di Indonesia. Bahkan dia juga pernah jadi guru sejumlah pahlawan," kata Nasaruddin.
Ia menambahkan, adalah tugas kita mengingatkan masyarakat bahwa kita mempunyai tokoh yang luar biasa, tokoh yang berjasa kepada bangsa.
"Untuk itu kita berharap rangkaian kegiatan ini bisa membuahkan hasil dan didengarkan oleh Dewan Gelar dan Presiden agar bisa menjadikan Syekh Kholil sebagai pahlawan nasional," kata Tobas.
Baca juga: Ketua MUI Kabupaten Bekasi Putra Pahlawan Nasional KH Noer Ali Tutup Usia
Sementara itu, salah satu narasumber seminar, Imam Besar Masjid Istiqal Nasaruddin Umar mengatakan, pemberian gelar pahlawan nasional kepada Syaikhona Kholil merupakan hal yang layak dilakukan. Syaikhona Kholil merupakan guru bagi sejumlah pahlawan yang ada di Indonesia.
"Syaikhona ini luar biasa. Layak untuk mendapatkan apresiasi dari negara mengingat jasa-jasanya. Dia menjadi guru dari para pendiri pondok pesantren besar di Indonesia. Bahkan dia juga pernah jadi guru sejumlah pahlawan," kata Nasaruddin.
Lihat Juga :