Mendes PDTT Sebut 1.852 BUMDes Rambah E-Commerce Selama Pandemi Covid-19
Rabu, 29 September 2021 - 16:46 WIB
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar mengatakan, menurunnya aktivitas pasar konvensional selama pandemi Covid-19 mendorong 1.852 BUMDes merambah ke e-commerce. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Menurunnya aktivitas pasar konvensional selama pandemi Covid-19 mendorong 1.852 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merambah ke e-commerce. Tidak hanya itu, ribuan BUMDes lainnya juga aktif menggunakan media sosial untuk memasarkan produk unggulannya.
“BUMDes-BUMDes ini terus berpacu dengan kondisi kebutuhan supaya produknya bisa dipasarkan,” ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Tranmsigrasi, (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar saat menjadi pembicara pada Jateng Digital Conference 2021 secara daring, Rabu (29/9/2021).
Dia mengatakan, peningkatan jumlah BUMDes yang masuk ke dunia e-commerce menjadi tanda kemajuan digital di desa-desa. Menurutnya, semakin banyaknya partisipasi generasi muda menyebabkan proses pembangunan di desa semakin melek digital. “Selama ini seakan-akan ada kontradiksi antara digital dan desa. Padahal sekarang sudah berjalan seiring,” ujarnya. Baca juga: BPIP Nilai Desa sebagai Masa Depan Indonesia
“BUMDes-BUMDes ini terus berpacu dengan kondisi kebutuhan supaya produknya bisa dipasarkan,” ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Tranmsigrasi, (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar saat menjadi pembicara pada Jateng Digital Conference 2021 secara daring, Rabu (29/9/2021).
Dia mengatakan, peningkatan jumlah BUMDes yang masuk ke dunia e-commerce menjadi tanda kemajuan digital di desa-desa. Menurutnya, semakin banyaknya partisipasi generasi muda menyebabkan proses pembangunan di desa semakin melek digital. “Selama ini seakan-akan ada kontradiksi antara digital dan desa. Padahal sekarang sudah berjalan seiring,” ujarnya. Baca juga: BPIP Nilai Desa sebagai Masa Depan Indonesia
Lihat Juga :