Gaji DPR Dibandingkan Nakes yang Lebih Berisiko, PDIP: Negara Punya Standar
Sabtu, 18 September 2021 - 17:39 WIB
Politikus PDIP Masinton Pasaribu membantah pendapatan anggota DPR naik setiap tahunnya. Foto/Dok.SINDOnews
JAKARTA - Politikus PDIP Masinton Pasaribu menganggap soal gaji, tunjangan, dana reses dan bagaimana yang berkaitan dengan DPR itu adalah bagian dari keterbukaan lembaga legislatif itu. Sehingga hal sekecil apa pun yang terjadi di DPR bisa diketahui oleh publik, terlepas apa pun pro dan kontranya yang terjadi di masyarakat.
“Nah kemudian banyak sorotan soal anggaran di DPR , enggak lebih dari Rp6 triliun. Kalau 2022, dari usulan DPR Rp7 triliun itu disepakati juga itu Rp5,8 triliun, sama dengan enggak jauh beda (dengan) anggaran 2021,” kata Masinton dalam Polemik Trijaya FM yang bertajuk “Gaji dan Kinerja Wakil Rakyat yang Terhormat” secara daring, Sabtu (18/9/2021).
Lalu, Masinton melanjutkan, Rp5,8 triliun bukan hanya untuk kegiatan anggota DPR saja. Karena 40% di antaranya untuk satuan kerja (satker) di sekretariat jenderal (setjen) DPR.
Baca juga: Presiden PKS Bicara Duet Anies-Sandi 2024, Jubir: CLBK Dong
“Nah kemudian banyak sorotan soal anggaran di DPR , enggak lebih dari Rp6 triliun. Kalau 2022, dari usulan DPR Rp7 triliun itu disepakati juga itu Rp5,8 triliun, sama dengan enggak jauh beda (dengan) anggaran 2021,” kata Masinton dalam Polemik Trijaya FM yang bertajuk “Gaji dan Kinerja Wakil Rakyat yang Terhormat” secara daring, Sabtu (18/9/2021).
Lalu, Masinton melanjutkan, Rp5,8 triliun bukan hanya untuk kegiatan anggota DPR saja. Karena 40% di antaranya untuk satuan kerja (satker) di sekretariat jenderal (setjen) DPR.
Baca juga: Presiden PKS Bicara Duet Anies-Sandi 2024, Jubir: CLBK Dong
Lihat Juga :