Kasus Positif Covid-19 Terus Menurun, Luhut Ingatkan Masyarakat Tidak Jumawa
Senin, 06 September 2021 - 20:21 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan meminta agar masyarakat tidak jumawa atas penurunan angka Covid-19 saat ini. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Angka kasus Covid-19 hingga 6 September 2021 terus mengalami penurunan. Dalam sehari penambahan kasus positif Covid-19 di bawah 5.000 kasus. Bahkan, angka kesembuhan tiga kali lipat dari angka penambahan kasus positif.
Meski begitu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan meminta agar masyarakat tidak jumawa atas penurunan angka Covid-19 saat ini. "Dan kita jangan pernah jumawa, bahwa kita seolah-olah sudah selesai mengatasi ini. Perjalanan masih panjang, kita harus bisa melalui rintangan-rintangan ini bila kita semua disiplin," kata Luhut dalam Konferensi Pers secara virtual, Senin (6/9/2021).
Selain itu, Luhut mengatakan bahwa pandemi telah mengajarkan kepada semua untuk mencari titik keseimbangan antara gas dan rem seperti yang selalu disampaikan oleh Presiden Joko Widodo. "Keseimbangan antara kepentingan kesehatan dan perekonomian harus disikapi secara teliti dan hati-hati," ujarnya.
Baca juga: Kasus Covid-19 Bertambah 4.413 Sehari, Berikut Sebaran di 34 Provinsi
Meski begitu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan meminta agar masyarakat tidak jumawa atas penurunan angka Covid-19 saat ini. "Dan kita jangan pernah jumawa, bahwa kita seolah-olah sudah selesai mengatasi ini. Perjalanan masih panjang, kita harus bisa melalui rintangan-rintangan ini bila kita semua disiplin," kata Luhut dalam Konferensi Pers secara virtual, Senin (6/9/2021).
Selain itu, Luhut mengatakan bahwa pandemi telah mengajarkan kepada semua untuk mencari titik keseimbangan antara gas dan rem seperti yang selalu disampaikan oleh Presiden Joko Widodo. "Keseimbangan antara kepentingan kesehatan dan perekonomian harus disikapi secara teliti dan hati-hati," ujarnya.
Baca juga: Kasus Covid-19 Bertambah 4.413 Sehari, Berikut Sebaran di 34 Provinsi
Lihat Juga :