Cak Imin Ungkap Tiga Kekuatan Paling Berpengaruh di Era Pandemi
Sabtu, 21 Agustus 2021 - 20:13 WIB
"Hampir semua Pemerintahan manapun tunduk dengan pasar karena pasar memiliki hukumnya sendiri , Contohnya begini, pendiri Facebook, pendiri IT-IT, E commerce, platform ekonomi yang baru itu sudah mendikte aturan main, mendikter cara kerja, mendikte regulasi, pokoknya kalo kamu mau pakai silahkan tapi tergantung saya," ucap Cak Imin.
Menurut Cak Imin, Kekuatan selanjutnya adalah ilmu pengetahuan dan teknologi terutama teknologi informasi.
"Kekuatan yang kedua ilmu pengetahuan dan teknologi terutama teknologi informasi termasuk platform media sosial, platform ekonomi, semua serba dikendalikan oleh ilmu pengetahuan dan teknologi, siapa yang mampu mengendalikan ilmu pengetahuan dan teknologi akan menguasai dunia," papar Cak Imin
Selanjutnya kekuatan ketiga adalah kekuatan agama yang selama ini telah memiliki pemeluknya masing-masing.
"Kekuatan yang ketiga adalah agama, sekarang agama sangat subur. Dalam 10 tahun terakhir ini agama sangat berjaya, bahkan ada kecenderungan semua agama bertindak radikal," tegasnya.
"Kenapa agama kuat, karena agama akan menjadikan pemeluknya semakin militan dan menjadi riil power, apalagi dimasa pandemi pemeluk agama semakin memiliki gairah keagamaan yang tinggi," tambahnya.
Menurut Cak Imin, Kekuatan selanjutnya adalah ilmu pengetahuan dan teknologi terutama teknologi informasi.
"Kekuatan yang kedua ilmu pengetahuan dan teknologi terutama teknologi informasi termasuk platform media sosial, platform ekonomi, semua serba dikendalikan oleh ilmu pengetahuan dan teknologi, siapa yang mampu mengendalikan ilmu pengetahuan dan teknologi akan menguasai dunia," papar Cak Imin
Selanjutnya kekuatan ketiga adalah kekuatan agama yang selama ini telah memiliki pemeluknya masing-masing.
"Kekuatan yang ketiga adalah agama, sekarang agama sangat subur. Dalam 10 tahun terakhir ini agama sangat berjaya, bahkan ada kecenderungan semua agama bertindak radikal," tegasnya.
"Kenapa agama kuat, karena agama akan menjadikan pemeluknya semakin militan dan menjadi riil power, apalagi dimasa pandemi pemeluk agama semakin memiliki gairah keagamaan yang tinggi," tambahnya.
Lihat Juga :