SBY Disalahkan Soal Cat Pesawat Kepresidenan, Demokrat Ingatkan PDIP Pernah Mau Jual
Rabu, 04 Agustus 2021 - 15:14 WIB
Wasekjen DPP Partai Demokrat, Irwan mengingatkan PDIP pernah mau menjual pesawat kepresidenan. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat, Irwan menjawab perihal tudingan politikus PDIP, Arteria Dahlan yang justru menyalahkan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) karena memilih warna biru untuk pesawat kepresidenan, sehingga pesawat tersebut dicat ulang dengan warna yang semestinya yakni merah putih.
Pria yang akrab disapa Irwan Fecho ini menegaskan tidak pernah memprotes warna yang dipilih untuk pesawat RI-1 itu. Yang terpenting adalah Istana menjelaskan dengan terbuka mengenai latar belakang dan tujuan pengecatan ulang tersebut. Baca juga: Pesawat Kepresidenan Dicat Ulang, Demokrat Sebut Pemerintah Tak Sensitif
"Tidak ada yang protes kok apalagi terkait masalah warna. Silakan saja bagi penguasa mau cat warna apa yang penting dijelaskan dengan terbuka latar belakang dan tujuan pengecatan dan perubahan warnanya," kata Irwan saat dikonfirmasi, Rabu (4/7/2021).
"Istana ini suka diam-diam dan tiba-tiba saja ramai di publik. Persis tahun lalu juga tiba-tiba Istana sewa pesawat Garuda untuk pesawat kepresidenan dan mengecat merah dan diberi logo lalu ujung-ujungnya batal," sambungnya. Baca juga: Pesawat Kepresidenan Dicat Ulang, Ini Penjelasan Istana
Pria yang akrab disapa Irwan Fecho ini menegaskan tidak pernah memprotes warna yang dipilih untuk pesawat RI-1 itu. Yang terpenting adalah Istana menjelaskan dengan terbuka mengenai latar belakang dan tujuan pengecatan ulang tersebut. Baca juga: Pesawat Kepresidenan Dicat Ulang, Demokrat Sebut Pemerintah Tak Sensitif
"Tidak ada yang protes kok apalagi terkait masalah warna. Silakan saja bagi penguasa mau cat warna apa yang penting dijelaskan dengan terbuka latar belakang dan tujuan pengecatan dan perubahan warnanya," kata Irwan saat dikonfirmasi, Rabu (4/7/2021).
"Istana ini suka diam-diam dan tiba-tiba saja ramai di publik. Persis tahun lalu juga tiba-tiba Istana sewa pesawat Garuda untuk pesawat kepresidenan dan mengecat merah dan diberi logo lalu ujung-ujungnya batal," sambungnya. Baca juga: Pesawat Kepresidenan Dicat Ulang, Ini Penjelasan Istana
Lihat Juga :