BIN Siapkan 7.000 Vaksinasi dan 7.000 Bansos di Banten, Jabar, dan Jatim

Minggu, 01 Agustus 2021 - 13:11 WIB
Sementara itu, menurut data Satgas Penanganan Covid-19 pada 16 Juli 2021, ada 12,8% atau sekitar 351.336 kasus positif Covid-19 terjadi pada usia anak usia 0-18 tahun. Lebih mengkhawatirkan lagi adalah korban anak meninggal karena Covid-19 mencapai 777 orang. Anak menjadi salah satu spreader (penularan) di klaster keluarga yang berkontribusi 85% dari total kasus positif di Indonesia.

Kepala BIN menambahkan, penularan Covid-19 di kalangan pelajar cenderung naik. "Anak-anak kasus positif yang tertular meningkat, sehingga BIN fokus pada pelajar SMP-SMA dan para santri, karena mereka adalah generasi yang harus diselamatkan sebagai penerus bangsa," ujarnya.

Ia menyampaikan masyarakat untuk tidak khawatir karena vaksinasi yang digunakan saat ini aman, halal dan dijamin oleh pemerintah. Terlebih mayoritas masyarakat sudah banyak yang sadar akan pentingnya vaksin. Dengan diselenggarakannya vaksinasi tersebut diharapkan terciptanya kekebalan kelompok atau herd immunity, sehingga terlindung dari virus corona.

Baca juga: Kapolri Luncurkan Gerakan Vaksinasi Merdeka untuk Percepat Herd Immunity



Ia berharap vaksinasi massal dan door to door ini memicu semangat warga, yang tadinya kurang paham, takut, salah informasi, cemas atas vaksinasi, bisa berubah pikiran dan tergerak untuk ikut vaksinasi. "Dengan vaksinasi memang bukan berarti tidak terkena Covid-19. Namun, ketika terkena, gejalanya lebih ringan dibanding jika tidak divaksinasi. Jadi, tubuh lebih kebal," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!