PPKM Darurat Belum Maksimal, Tokoh Agama Minta Sektor Mikro Informal Dibantu
Selasa, 20 Juli 2021 - 18:57 WIB
Para pedagang kulit ketupat mengeluhkan turunnya omzet penjualan hingga 70 persen dan juga sepi pembeli imbas diberlakukannya PPKM Darurat. Foto/MPI/Faisal Rahman
JAKARTA - Sejumlah tokoh agama menilai kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sebagai strategi pemerintah untuk mengendalikan kasus Covid-19 belum berjalan maksimal. Penerapan kebijakan PPKM Darurat yang berlaku sejak 3 Juli dan berakhir Selasa (20/7/2021) berdampak pada masyarakat yang bekerja di sektor mikro informal yang sangat kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
Ketua Umum Rabitah Alawiyah Habib Zen Umar Smith mengatakan, sebagai sebuah ikhtiar bangsa, kebijakan PPKM Darurat harus dipikirkan secara matang. Dirinya memahami, dengan PPKM Darurat yang dijalankan secara maksimal di lapangan, lonjakan kasus Covid-19 bisa akan diatasi. Namun di sisi lain, pemerintah juga tidak boleh melupakan nasib masyarakat, khususnya yang bekerja di sektor mikro informal, seperti pedagang kecil, pedagang asongan, dan buruh bangunan.
"Mereka mendesak dibantu karena gantungan hidupnya didapat dari harian. Bantuan mungkin bisa melalui skema bantuan tunai, sembako, bahkan subsidi listrik dan lain sebagainya," ujar Habib Zen.
Baca juga: Stop PPKM Darurat Apa Diperpanjang? Luhut: Bukan Pilihan Mudah
Ketua Umum Rabitah Alawiyah Habib Zen Umar Smith mengatakan, sebagai sebuah ikhtiar bangsa, kebijakan PPKM Darurat harus dipikirkan secara matang. Dirinya memahami, dengan PPKM Darurat yang dijalankan secara maksimal di lapangan, lonjakan kasus Covid-19 bisa akan diatasi. Namun di sisi lain, pemerintah juga tidak boleh melupakan nasib masyarakat, khususnya yang bekerja di sektor mikro informal, seperti pedagang kecil, pedagang asongan, dan buruh bangunan.
"Mereka mendesak dibantu karena gantungan hidupnya didapat dari harian. Bantuan mungkin bisa melalui skema bantuan tunai, sembako, bahkan subsidi listrik dan lain sebagainya," ujar Habib Zen.
Baca juga: Stop PPKM Darurat Apa Diperpanjang? Luhut: Bukan Pilihan Mudah
Lihat Juga :