Saleh Partaonan Daulay Jadi Sorotan, Ini Sosoknya
Kamis, 15 Juli 2021 - 14:03 WIB
Selanjutnya, dia melanjutkan kuliah Pascasarjana jurusan Sejarah Peradaban Islam di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta pada tahun 1998. Di UIN Syarif Hidayatullah, Saleh menerima beasiswa dari Departemen Agama.
Pada tahun 1999 atau setahun kemudian, Saleh melanjutkan pendidikan di Universitas Indonesia (UI) dengan jurusan Filsafat. Alhasil, kuliah magister dijalankannya di dua tempat pada waktu yang bersamaan.
Di UI, Saleh mendapat beasiswa program pascasarjana (BPPS) dari Diknas. Saleh juga pernah tercatat sebagai penerima Beasiswa dari Yayasan Sopo Godang Jakarta. Di bangku kuliah, Saleh mengikuti organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).
Setelah S-2, Saleh melanjutkan perkuliahannya ke jenjang S-3 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada tahun 2000 dengan jurusan Pemikiran Islam. Dia juga sempat menjadi dosen mata kuliah Filsafat Budaya, Filsafat Sejarah, Filsafat Ilmu, Filsafat Islam, dan juga Filsafat Umum di Fakultas Adab IAIN Raden Fatah Palembang.
Dia juga sempat menjadi dosen mata kuliah Filsafat Islam dan Filsafat Pasca Ibnu Rusyd Fakultas Taribiyah dan Ilmu Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Saleh juga pernah mengajar di berbagai Universitas Swasta di kawasan Jakarta dan sekitarnya.
Kembali ke pernyataannya yang menjadi sorotan, Saleh lantas mengeluarkan pernyataan klarifikasi. Dia menjelaskan, dalam rapat dengan Menkes dan BPOM,dia menjelaskan tentang pentingnya menyiapkan fasilitas kesehatan untuk orang-orang yang terpapar Covid-19.
"Saya menjelaskan bahwa ada dua orang sepupu istri saya meninggal dunia minggu lalu akibat Covid. Satu tinggal di Bekasi dan satu lagi di Bengkulu. Sepupu istri saya itu meninggal karena tidak mendapatkan perawatan di rumah sakit dan ICU," ujar Saleh dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/7/2021), dikutip dari Okezone.
Pada tahun 1999 atau setahun kemudian, Saleh melanjutkan pendidikan di Universitas Indonesia (UI) dengan jurusan Filsafat. Alhasil, kuliah magister dijalankannya di dua tempat pada waktu yang bersamaan.
Di UI, Saleh mendapat beasiswa program pascasarjana (BPPS) dari Diknas. Saleh juga pernah tercatat sebagai penerima Beasiswa dari Yayasan Sopo Godang Jakarta. Di bangku kuliah, Saleh mengikuti organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).
Setelah S-2, Saleh melanjutkan perkuliahannya ke jenjang S-3 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada tahun 2000 dengan jurusan Pemikiran Islam. Dia juga sempat menjadi dosen mata kuliah Filsafat Budaya, Filsafat Sejarah, Filsafat Ilmu, Filsafat Islam, dan juga Filsafat Umum di Fakultas Adab IAIN Raden Fatah Palembang.
Dia juga sempat menjadi dosen mata kuliah Filsafat Islam dan Filsafat Pasca Ibnu Rusyd Fakultas Taribiyah dan Ilmu Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Saleh juga pernah mengajar di berbagai Universitas Swasta di kawasan Jakarta dan sekitarnya.
Kembali ke pernyataannya yang menjadi sorotan, Saleh lantas mengeluarkan pernyataan klarifikasi. Dia menjelaskan, dalam rapat dengan Menkes dan BPOM,dia menjelaskan tentang pentingnya menyiapkan fasilitas kesehatan untuk orang-orang yang terpapar Covid-19.
"Saya menjelaskan bahwa ada dua orang sepupu istri saya meninggal dunia minggu lalu akibat Covid. Satu tinggal di Bekasi dan satu lagi di Bengkulu. Sepupu istri saya itu meninggal karena tidak mendapatkan perawatan di rumah sakit dan ICU," ujar Saleh dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/7/2021), dikutip dari Okezone.
Lihat Juga :