Legislator PAN Minta Risma Tarik Ucapan Ancam Pindahkan ASN ke Papua
Rabu, 14 Juli 2021 - 17:22 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menuai kritik setelah mengancam memindahkan anak buahnya ke Papua jika tak bisa bekerja. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Anggota DPR RI dari Fraksi PAN Guspardi Gaus menyayangkan sikap Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini yang mengancam memindahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah kementeriannya ke Papua. Pernyataan itu disampaikan Risma saat melakukan peninjauan di dapur umum Gedung Wyata Guna di Jalan Pajajaran Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/7/2021).
Menurut Guspardi Gaus, tidak elok seorang menteri menakut-nakuti ASN di jajarannya yang dinilai berkinerja buruk dengan mengancam 'membuangnya' ke Papua. "Kenapa sih harus spesifik Papua, kan bisa bilang 'dipindahkan ke luar daerah' atau apa gitu. Letak Papua memang berada jauh dari Jakarta, tetapi bukan berarti Papua harus dipandang negatif bahkan digunakan sebagai tempat hukuman bagi ASN yang berkinerja buruk. Janganlah mengeluarkan pernyataan yang sarat multitafsir," kata Guspardi kepada wartawan, Rabu (14/7/2021).
Menurut Guspardi, Risma harus berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan dan mesti memikirkan dampak dari kata-kata yang dilontarkannya. Dari caranya memberi teguran serta mengaitkan antara kemarahan kepada ASN yang dianggapnya kurang becus bekerja dengan Papua tidaklah tepat. "Itu bukan sikap yang baik dalam menegur dan membina ASN," ujar Anggota Komisi II DPR ini.
Baca juga: Risma Marah Ancam Pindahkan ASN ke Papua, Arief Poyuono: Penguasa Harus Sabar
Menurut Guspardi Gaus, tidak elok seorang menteri menakut-nakuti ASN di jajarannya yang dinilai berkinerja buruk dengan mengancam 'membuangnya' ke Papua. "Kenapa sih harus spesifik Papua, kan bisa bilang 'dipindahkan ke luar daerah' atau apa gitu. Letak Papua memang berada jauh dari Jakarta, tetapi bukan berarti Papua harus dipandang negatif bahkan digunakan sebagai tempat hukuman bagi ASN yang berkinerja buruk. Janganlah mengeluarkan pernyataan yang sarat multitafsir," kata Guspardi kepada wartawan, Rabu (14/7/2021).
Menurut Guspardi, Risma harus berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan dan mesti memikirkan dampak dari kata-kata yang dilontarkannya. Dari caranya memberi teguran serta mengaitkan antara kemarahan kepada ASN yang dianggapnya kurang becus bekerja dengan Papua tidaklah tepat. "Itu bukan sikap yang baik dalam menegur dan membina ASN," ujar Anggota Komisi II DPR ini.
Baca juga: Risma Marah Ancam Pindahkan ASN ke Papua, Arief Poyuono: Penguasa Harus Sabar
Lihat Juga :