Jokowi Tantang Kesiapan Pangdam IX Udayana Naikkan Target Vaksinasi 2 Kali Lipat
Sabtu, 26 Juni 2021 - 15:04 WIB
Presiden Jokowi menantang kesiapan Pangdam IX Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak untuk menyelesaikan target vaksinasi COVID-19 di tiga provinsi mulai dari Bali, NTB, dan NTT. Foto/MPI
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi ) menantang kesiapan Pangdam IX Udayana , Mayjen TNI Maruli Simanjuntak untuk menyelesaikan target vaksinasi COVID-19 di tiga provinsi mulai dari Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hal ini disampaikan Jokowi usai mendengar informasi dari Pangdam IX Udayana melalui teleconference saat pelaksaanaan vaksinasi massal di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta Pusat, Sabtu (26/6/2021). Baca juga: Sentra Vaksinasi Bersama BUMN Dibuka, Erick Thohir Yakin Bisa Capai 5000 Orang Sehari
"Pak Presiden izin melaporkan kami di Kodam Bali meliputi Bali, NTT, dan NTB jadi kami mengelola 3 provinsi vaksin yang kami terima selalu kurang pak jadi nakes kami melaksanakan kegiatan dan berhenti," ujar Maruli melalui telekonference.
Lantas, Jokowi pun langsung bertanya terkait kesanggupan para petugas nakes bila jumlah vaksin dilipatgandakan di wilayah Kodam Udayana. "Pertanyaan saya, saya lipat vaksinnya dua kali bisa menghabiskan enggak?" tanya Jokowi.
Hal ini disampaikan Jokowi usai mendengar informasi dari Pangdam IX Udayana melalui teleconference saat pelaksaanaan vaksinasi massal di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta Pusat, Sabtu (26/6/2021). Baca juga: Sentra Vaksinasi Bersama BUMN Dibuka, Erick Thohir Yakin Bisa Capai 5000 Orang Sehari
"Pak Presiden izin melaporkan kami di Kodam Bali meliputi Bali, NTT, dan NTB jadi kami mengelola 3 provinsi vaksin yang kami terima selalu kurang pak jadi nakes kami melaksanakan kegiatan dan berhenti," ujar Maruli melalui telekonference.
Lantas, Jokowi pun langsung bertanya terkait kesanggupan para petugas nakes bila jumlah vaksin dilipatgandakan di wilayah Kodam Udayana. "Pertanyaan saya, saya lipat vaksinnya dua kali bisa menghabiskan enggak?" tanya Jokowi.
Lihat Juga :