Pelaksanaan Larangan Mudik Lebaran 2021, Petugas Terkait Dinilai Berhasil

Senin, 17 Mei 2021 - 20:57 WIB
Yang tidak boleh dilupakan, kata Khairul, sukses tersebut tetap diraih para petugas yang dimotori Polri, tanpa melupakan sisi-sisi humanis yang terbukti bisa meredam kemungkinan terjadinya huru-hara di lapangan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, survei Kementerian Perhubungan menyatakan potensi pemudik tahun ini diperkirakan mencapai 18,6 juta orang; tumbuh sekitar 2,44 persen dari mudik Lebaran tahun lalu. Angka tersebut tentu saja menjadi tantangan berat bagi para petugas di lapangan.

Ada pun keberhasilan operasi penyekatan dalam rangka Larangan Mudik Lebaran 2021 sebelumnya telah dinyatakan oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen (Pol) Istiono. Menurut Istiono, berdasarkan evaluasi jajarannya, volume kendaraan mudik menurun drastis dari hari-hari normal.

Sabtu (15/5) lalu, atau dua hari setelah Lebaran, Istiono menyampaikan bahwa volume arus mudik menuju Jawa turun lebih kurang 74 persen, yang menuju Jawa Barat turun 100 persen, dan menuju Merak turun 45 persen.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono menyatakan, selama Operasi Ketupat 2021 dimulai hingga 17 Mei ini Polisi yang didukung TNI, Kemenhub, Satpol PP telah memutarbalikkan 480.774 kendaraan yang terindikasi melakukan perjalanan mudik. Selain itu, polisi juga langsung menindak 835 kendaraan travel gelap yang mengangkut penumpang.

"Disamping itu dalam Operasi Ketupat 2021 petugas telah membagikan 58.242 masker serta melakukan random swab antigen kepada 31.421 orang," ungkapnya

Istiono juga mengatakan, berdasarkan data terakhir yang diterima dari Kementerian Perhubungan, hanya 1,5 juta orang yang tetap memaksakan diri keluar wilayah Jabodetabek. Karena itu Istiono berpendapat, sosialisasi peniadaan mudik saat operasi keselamatan pada 24 April-5 Mei berjalan dengan sangat efektif.

Berkenaan dengan hal itu, Khairul tak lupa menyatakan salut dan penghargaan kepada jajaran Korlantas Polri. "Selain ini menunjukkan kesadaran masyarakat sudah bagus, langkah-langkah tindakan Polri untuk melakukan pencegahan, baik melalui sosialisasi maupun langkah penyekatan di lapangan, terbukti sangat efektif," tutup Khairul.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!