Sebelum Pulang, Santri Harus Dinyatakan Negatif Lewat Tes Covid-19

Jum'at, 07 Mei 2021 - 11:45 WIB
Anggota Komisi VIII DPR Fraksi PKB Maman Imanul Haq menilai peran pondok pesantren dalam menangani Pandemi Covid-19 sangat besar. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR Fraksi PKB Maman Imanul Haq menilai peran pondok pesantren dalam menangani Pandemi Covid-19 sangat besar. Kebijakan pemerintah tentang larangan mudik tentu saja diikuti pesantren dengan cara melarang santrinya pulang.

Adapun terkait santri yang telah terlanjur mudik, Maman menjelaskan pondok pesantren telah memberikan pengertian kepada santri yang pulang, agar terlebih dahulu melalui proses skrining sesuai protokol kesehatan. Di antaranya, meminta kepada santri untuk melakukan isolasi mandiri serta melakukan tes Covid-19 sebelum berkumpul dengan keluarga. Baca juga: Dikunjungi Keluarganya, Belasan Santriwati di Tasikmalaya Positif COVID-19



Hal tersebut bertujuan untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya penularan Covid-19. Hal serupa pun dilakukan ketika hendak kembali ke pondok pesantren. "Setiap santri yang pulang betul-betul dijamin, bahwa mereka negatif lewat tes Covid yang dilakukan pondok pesantren. Itu untuk menjamin kepulangan mereka tidak sampai menularkan Covid-19," ujarnya, Jumat (7/5/2021). Baca juga: 169 Santri dan Pengasuh Pondok Pesantren di Indramayu Positif COVID-19

Dia mengakui hal tersebut tidak mudah. Apalagi sebagian besar dari para santri itu sudah lama tidak bertemu orang tua masing-masing. Maka itu, pondok pesantren memberikan tugas kepada santri yang harus pulang, untuk mensosialisasikan dampak negatif Covid-19 kepada warga sekitar rumahnya. Diharapkan, kepulangan santri dapat memperluas cakupan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya Covid-19.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!