Gerindra Sebut Penghentian Bantuan Sosial Tunai Tidak Tepat

Jum'at, 23 April 2021 - 20:46 WIB
Ketua Fraksi Gerindra DPR Ahmad Muzani meminta Kementerian Sosial (Kemensos) untuk tidak mencabut kebijakan Bantuan Sosial Tunai (BST). Foto/SINDOnews
JAKARTA - Ketua Fraksi Gerindra DPR Ahmad Muzani meminta Kementerian Sosial (Kemensos) untuk tidak mencabut kebijakan Bantuan Sosial Tunai (BST) . Hal ini disampaikan Muzani karena menurutnya BST adalah kebijakan yang sangat baik dampaknya terhadap masyarakat di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

"Gerindra meminta kepada Menteri Sosial untuk mempertahankan Bantuan Sosial Tunai yang telah dijalankan. Karena program itu menjadi daya tahan bagi kerterpurukan ekonomi masyarakat akibat pandemi, baik mereka yang nganggur, pegiat UMKM, dan lapisan masyarakat bawah lainnya, seperti buruh, pedagang kaki lima, petani, nelayan, tukang ojek, tenaga honor," kata Muzani di Jakarta, Jumat (23/4/2021). Baca juga: Jokowi Diminta Lanjutkan Bansos Beras



"Jadi sebaiknya bantuan ini dipertahankan, bukan malah dihentikan. Dan baiknya pemerintah berpikir untuk meningkatkan nominal BST yang diberikan, karena program ini terbukti dapat meningkatkan dan menguatkan pemulihan ekonomi nasional," imbuhnya. Baca juga: Disetop Mulai April 2021, DPR Minta Pemerintah Perpanjang Bansos Tunai

Menurut Muzani, BST merupakan satu-satu kebijakan pemerintah yang dapat dirasakan seluruh masyarakat Indonesia di berbagai daerah. Kebijakan ini, kata Muzani, dapat menunjang serta meningkatkan daya konsumsi masyarakat di saat pandemi ini. Sehingga, misi pemerintah untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional (PEN) dapat terwujud dengan cepat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!