Begini Cara Kapal Selam Tunjukkan Posisi Jika Mengalami Masalah di Laut

Kamis, 22 April 2021 - 03:14 WIB
Kapal Selam Nanggala-402 milik TNI AL mengalami insiden hilang kontak sekitar 60 mil atau 95 kilometer di perairan sebelah utara Bali, pada Rabu, 21 April 2021 pagi sekitar pukul 03.00 WITA.Foto/SINDOnews
JAKARTA - Kapal Selam Nanggala-402 milik TNI AL mengalami insiden hilang kontak sekitar 60 mil atau 95 kilometer di perairan sebelah utara Bali, pada Rabu, 21 April 2021 pagi sekitar pukul 03.00 WITA.

Kapal buatan Howaldtswerke Deutsche Werft (HDW) Jerman Barat pada 1977 silam ini bergabung dengan jajaran TNI AL pada 1981. Saat insiden tersebut terjadi, kapal yang dikomandoi Letkol laut (P) Heri Octavian hendak mengikuti latihan penembakan torpedo SUT. Baca juga: Kapal Selam KRI Nanggala-402 Hilang Kontak, Begini Kronologinya





Hingga kini, proses pencarian terhadap kapal selam tersebut terus dilakukan. Bahkan, TNI telah mengirimkan KRI Rigel dari Dishidros Jakarta dan KRI Rengat dari Satuan Ranjau untuk membantu pencarian dengan menggunakan side scan sonar. Termasuk mengirimkan distres International Submarine Escape and Rescue Liaison officer (ISMERLO). Beberapa negara juga sudah merespons dan siap memberikan bantuan di antaranya AL Singapura, AL Australia, dan AL India. Baca juga: TNI AL: Kemungkinan Tangki BBM KRI Nanggala-402 Retak
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!