Politik Hijau PDIP lewat Tanam Pohon dan Cinta Lingkungan
Minggu, 21 Maret 2021 - 10:56 WIB
Dijelaskan oleh Hasto, belakangan publik Indonesia merasa marah dan tersinggung dengan apa yang terjadi dengan atlet bulutangkis Indonesia di All England. Hal itu bukanlah hal yang asing. Sebab rasa itu muncul karena adanya nasionalisme atau rasa cinta tanah air yang tinggi.
Baca juga: PDIP Minta Mendag Tak Paksakan Impor Beras dan Garam
Perasaan itu pula yang sangat dipahami oleh Proklamator RI Bung Karno ketika membangun GBK. Hasto mengatakan GBK dibangun dengan sebuah semangat besar kemajuan Indonesia Raya, termasuk di kancah internasional. Landasannya adalah nasionalisme yang tinggi.
"Bung Karno memahaminya sehingga GBK dibangun sebagai pusat penggemblengan atlet nasional untuk berprestasi internasional. Bukan sebagai pusat bisnis," ujar Hasto.
"Semangat nasionalisme itu juga sebagaimana ditunjukkan dalam semangat Games of the New Emerging Forces atau Ganefo. Ganefo lahir karena protes Indonesia atas keiikutsertaan Israel dalam Olimpiade tahun 1962," tambah Hasto.
Lebih lanjut, Hasto menyebutkan komitmen PDIP menjaga dan merawat GBK yang hijau, juga dilandasi kecintaan Megawati pada lingkungan. Hal ini ditempa langsung oleh ayahandanya, Bung Karno.
Baca juga: PDIP Minta Mendag Tak Paksakan Impor Beras dan Garam
Perasaan itu pula yang sangat dipahami oleh Proklamator RI Bung Karno ketika membangun GBK. Hasto mengatakan GBK dibangun dengan sebuah semangat besar kemajuan Indonesia Raya, termasuk di kancah internasional. Landasannya adalah nasionalisme yang tinggi.
"Bung Karno memahaminya sehingga GBK dibangun sebagai pusat penggemblengan atlet nasional untuk berprestasi internasional. Bukan sebagai pusat bisnis," ujar Hasto.
"Semangat nasionalisme itu juga sebagaimana ditunjukkan dalam semangat Games of the New Emerging Forces atau Ganefo. Ganefo lahir karena protes Indonesia atas keiikutsertaan Israel dalam Olimpiade tahun 1962," tambah Hasto.
Lebih lanjut, Hasto menyebutkan komitmen PDIP menjaga dan merawat GBK yang hijau, juga dilandasi kecintaan Megawati pada lingkungan. Hal ini ditempa langsung oleh ayahandanya, Bung Karno.
Lihat Juga :