PDIP Memimpin, Tiga Partai Ini Malah Naik di Tengah Turunnya Elektabilitas Parpol
Jum'at, 12 Maret 2021 - 19:29 WIB
PDI Perjuangan masih tetap memimpin elektabilitas partai politik. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Dua tahun setelah Pemilu 2019, PDI Perjuangan masih memimpin elektabilitas partai politik (Parpol). Secara umum elektabilitas partai politik cenderung turun dalam satu tahun terakhir. Sementara itu Demokrat melesat, begitu pula dengan PKS dan PSI yang mengalami kenaikan.
Temuan survei Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research menunjukkan di tengah tren penurunan elektabilitas parpol, tiga parpol yaitu Demokrat, PKS, dan PSI justru naik, khususnya dalam empat bulan terakhir. “Demokrat, PKS, dan PSI mendulang dukungan di tengah turunnya elektabilitas partai-partai politik,” ungkap peneliti indEX Research Hendri Kurniawan dalam siaran pers di Jakarta, pada Jumat (12/3/2021). Baca juga: Elektabilitas Demokrat Bisa Meroket Jika Lolos dari KLB
PDIP yang fluktuatif di kisaran 28-33%, kini melorot menjadi 24,7%. Demokrat yang semula stabil 3%, melejit menjadi 7,1%. PKS dari kisaran 5% kini naik lagi menjadi 6,2%. PSI dari awalnya 2%, merangkak ke 4%, kini tembus ke 5,0%. “Tingginya elektabilitas PDIP tidak bisa dilepaskan dari posisinya sebagai parpol yang memimpin koalisi pemerintah, dan keberhasilan PDIP memenangkan dua pemilu berturut-turut,” kata Hendri. Baca juga: Elektabilitas Partai Ummat Salip PAN, Loyalis Amien Rais Bilang Begini
Hal serupa dialami mitra koalisi PDIP yaitu Gerindra dan Golkar, dan sama-sama mengalami tren penurunan elektabilitas. Gerindra dari kisaran 14% kini turun menjadi 12,3%. Sedangkan Golkar dari 9% kini tinggal 7,8%. “Di kubu oposisi, Demokrat dan PKS mengancam posisi partai-partai utama pemerintah,” lanjut Hendri.
Temuan survei Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research menunjukkan di tengah tren penurunan elektabilitas parpol, tiga parpol yaitu Demokrat, PKS, dan PSI justru naik, khususnya dalam empat bulan terakhir. “Demokrat, PKS, dan PSI mendulang dukungan di tengah turunnya elektabilitas partai-partai politik,” ungkap peneliti indEX Research Hendri Kurniawan dalam siaran pers di Jakarta, pada Jumat (12/3/2021). Baca juga: Elektabilitas Demokrat Bisa Meroket Jika Lolos dari KLB
PDIP yang fluktuatif di kisaran 28-33%, kini melorot menjadi 24,7%. Demokrat yang semula stabil 3%, melejit menjadi 7,1%. PKS dari kisaran 5% kini naik lagi menjadi 6,2%. PSI dari awalnya 2%, merangkak ke 4%, kini tembus ke 5,0%. “Tingginya elektabilitas PDIP tidak bisa dilepaskan dari posisinya sebagai parpol yang memimpin koalisi pemerintah, dan keberhasilan PDIP memenangkan dua pemilu berturut-turut,” kata Hendri. Baca juga: Elektabilitas Partai Ummat Salip PAN, Loyalis Amien Rais Bilang Begini
Hal serupa dialami mitra koalisi PDIP yaitu Gerindra dan Golkar, dan sama-sama mengalami tren penurunan elektabilitas. Gerindra dari kisaran 14% kini turun menjadi 12,3%. Sedangkan Golkar dari 9% kini tinggal 7,8%. “Di kubu oposisi, Demokrat dan PKS mengancam posisi partai-partai utama pemerintah,” lanjut Hendri.
Lihat Juga :