Kolaborasi Sandiaga-BP2MI Jadikan Buruh Migran sebagai Duta Parekraf
Jum'at, 05 Maret 2021 - 17:12 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno. Foto/Tangkapan Layar
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani, di Jakarta, Kamis 4 Maret 2021.
Baca juga: Pelaku Parekraf Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19, Sandiaga Apresiasi Menkes
Dalam pertemuan itu keduanya membicarakan kemungkinan kolaborasi untuk menjadikan pekerja migran Indonesia sebagai duta pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Di sini kita melihat selain daripada kesepakatan kita untuk menjadikan para pekerja migran Indonesia menjadi duta pariwista tapi juga sekaligus menjadi duta ekonomi kreatif," kata Sandiaga dalam keterangan pers, Jumat (5/3/2021).
Baca juga: Sandiaga Yakini Perluasan Bandara Sam Ratulangi Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi Sulut
Dalam pertemuan itu, Sandiaga menyaksikan karya-karya berupa produk ekonomi kreatif yang dihasilkan para pekerja migran Indonesia (PMI) yang telah purna. Pria yang akrab disapa Mas Menteri ini menilai produk-produk yang dihasilkan PMI purnya binaan BP2MI tersebut sangat layak diekspor.
Baca juga: Pelaku Parekraf Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19, Sandiaga Apresiasi Menkes
Dalam pertemuan itu keduanya membicarakan kemungkinan kolaborasi untuk menjadikan pekerja migran Indonesia sebagai duta pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Di sini kita melihat selain daripada kesepakatan kita untuk menjadikan para pekerja migran Indonesia menjadi duta pariwista tapi juga sekaligus menjadi duta ekonomi kreatif," kata Sandiaga dalam keterangan pers, Jumat (5/3/2021).
Baca juga: Sandiaga Yakini Perluasan Bandara Sam Ratulangi Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi Sulut
Dalam pertemuan itu, Sandiaga menyaksikan karya-karya berupa produk ekonomi kreatif yang dihasilkan para pekerja migran Indonesia (PMI) yang telah purna. Pria yang akrab disapa Mas Menteri ini menilai produk-produk yang dihasilkan PMI purnya binaan BP2MI tersebut sangat layak diekspor.
Lihat Juga :