Tak Punya Pengikut, Elektabilitas Puan Dinilai Wajar Kalah dari Habib Rizieq
Rabu, 24 Februari 2021 - 09:10 WIB
Pengamat Politik UAI, Ujang Komarudin menilai wajar elektabilitas mantan Pemimpin FPI, Habib Rizieq Shihab lebih tinggi dari Ketua DPR, Puan Maharani dalam survei terbaru LSI terkait Pilpres 2024. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin menilai wajar elektabilitas mantan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab lebih tinggi dari Ketua DPR, Puan Maharani dalam survei terbaru Lembaga Survei Indonesia (LSI) terkait Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 . Karena, kata Ujang, Habib Rizieq Shihab (HRS) memiliki banyak pengikut.
"Itu merupakan hal yang wajar. Karena HRS banyak pengikutnya. Walaupun jasadnya di penjara. Tapi elektabilitasnya mengalahkan tokoh-tokoh lain," ujar Ujang Komarudin dalam keterangannya, Rabu (24/2/2021). Baca juga: Prabowo Teratas, Ustaz Abdul Somad Melejit Kalahkan Mahfud dan Puan
Survei yang menunjukkan elektabilitas Habib Rizieq lebih tinggi dari tokoh-tokoh lain seperti Puan Maharani pun dianggapnya sangat menarik. "HRS yang dianggap sebagai tokoh yang kritis terhadap pemerintah, mampu unggul dari tokoh-tokoh yang bergabung di koalisi pemerintah," jelas Direktur Indonesia Political Review ini.
Ujang menambahkan sebagian masyarakat menganggap bahwa Habib Rizieq telah diperlakukan tidak adil. "Jadi masih banyak pihak yang bersimpati, dibuktikan dengan elektabilitas yang cukup lumayan," pungkasnya.
"Itu merupakan hal yang wajar. Karena HRS banyak pengikutnya. Walaupun jasadnya di penjara. Tapi elektabilitasnya mengalahkan tokoh-tokoh lain," ujar Ujang Komarudin dalam keterangannya, Rabu (24/2/2021). Baca juga: Prabowo Teratas, Ustaz Abdul Somad Melejit Kalahkan Mahfud dan Puan
Survei yang menunjukkan elektabilitas Habib Rizieq lebih tinggi dari tokoh-tokoh lain seperti Puan Maharani pun dianggapnya sangat menarik. "HRS yang dianggap sebagai tokoh yang kritis terhadap pemerintah, mampu unggul dari tokoh-tokoh yang bergabung di koalisi pemerintah," jelas Direktur Indonesia Political Review ini.
Ujang menambahkan sebagian masyarakat menganggap bahwa Habib Rizieq telah diperlakukan tidak adil. "Jadi masih banyak pihak yang bersimpati, dibuktikan dengan elektabilitas yang cukup lumayan," pungkasnya.
Lihat Juga :