Perkuat Manajemen Subholding & Anak Perusahaan, Pertamina Lanjutkan Transformasi Jawab Tantangan Transisi Energi
Senin, 15 Februari 2021 - 18:49 WIB
Salah satu kelanjutan proses transformasi ini adalah penunjukan dan pengukuhan jajaran Direksi Subholding Pertamina dan Anak Usahanya pada hari ini (15/02/2020)).
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) terus memperkuat komitmen untuk mencapai visi perusahaan dan aspirasi pemegang saham dalam rangka transformasi menuju perusahan global energi terdepan dengan target nilai pasar $100 Milyar pada tahun 2024 sekaligus melanjutkan agenda utama transisi energi ke depan.
Transformasi melalui restrukturisasi Holding dan Subholding yang sudah berjalan sejak pertengahan Juli 2020 merupakan langkah strategis karena merupakan inisiatif yang dilakukan untuk bisa beradaptasi dengan perubahan ke depan. Pertamina harus bergerak lebih lincah, cepat serta efektif untuk penguatan bisnis eksisting dalam mengelola dan menyediakan energi bagi kepentingan masyarakat hingga pelosok negeri, maupun untuk berlari kencang melakukan pengembangan bisnis yang lebih luas, terutama di bidang energi baru dan terbarukan.
Salah satu kelanjutan proses transformasi ini adalah penunjukan dan pengukuhan jajaran Direksi Subholding Pertamina dan Anak Usahanya pada hari ini (15/02).
"Hadirnya Direksi baru akan menjadi energi tambahan untuk mendorong peningkatan kinerja subholding dan Anak Usahanya sehingga dapat memperluas portofolio bisnis Pertamina di masa depan, menjawab tantangan untuk lebih jauh bergerak ke pengembangan usaha di luar rantai nilai energi konvensional, seperti energi baru terbarukan dan teknologi digital,” ujar Senior Vice President Corporate Communication & Investor Relation Pertamina, Agus Suprijanto
Lebih lanjut, Agus mengungkapkan manajemen subholding dan anak perusahaan yang dikukuhkan hari ini oleh Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati sebagai pemegang saham adalah :
• Refinery & Petrochemical Subholding (PT Kilang Pertamina Internasional): Direktur Utama Djoko Priyono dan Direktur Operasi Yulian Dekri.
Transformasi melalui restrukturisasi Holding dan Subholding yang sudah berjalan sejak pertengahan Juli 2020 merupakan langkah strategis karena merupakan inisiatif yang dilakukan untuk bisa beradaptasi dengan perubahan ke depan. Pertamina harus bergerak lebih lincah, cepat serta efektif untuk penguatan bisnis eksisting dalam mengelola dan menyediakan energi bagi kepentingan masyarakat hingga pelosok negeri, maupun untuk berlari kencang melakukan pengembangan bisnis yang lebih luas, terutama di bidang energi baru dan terbarukan.
Salah satu kelanjutan proses transformasi ini adalah penunjukan dan pengukuhan jajaran Direksi Subholding Pertamina dan Anak Usahanya pada hari ini (15/02).
"Hadirnya Direksi baru akan menjadi energi tambahan untuk mendorong peningkatan kinerja subholding dan Anak Usahanya sehingga dapat memperluas portofolio bisnis Pertamina di masa depan, menjawab tantangan untuk lebih jauh bergerak ke pengembangan usaha di luar rantai nilai energi konvensional, seperti energi baru terbarukan dan teknologi digital,” ujar Senior Vice President Corporate Communication & Investor Relation Pertamina, Agus Suprijanto
Lebih lanjut, Agus mengungkapkan manajemen subholding dan anak perusahaan yang dikukuhkan hari ini oleh Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati sebagai pemegang saham adalah :
• Refinery & Petrochemical Subholding (PT Kilang Pertamina Internasional): Direktur Utama Djoko Priyono dan Direktur Operasi Yulian Dekri.
Lihat Juga :