Garap Wisata Sejarah, Sandiaga Berharap Pariwisata Bisa Bangkit
Sabtu, 13 Februari 2021 - 17:02 WIB
Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno mendukung penuh upaya mewujudkan heritage tourism di Kota Tua, Jakarta, serta kota-kota lainnya di seluruh Tanah Air. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno mendukung penuh upaya mewujudkan heritage tourism di Kota Tua, Jakarta, serta kota-kota lain di tanah air dengan aktivitas kegiatan dan rebranding.
(Baca juga: Datangkan Wisman Lewat FCC, Sandiaga Gandeng Pelabuhan Benoa)
Sandiaga mengatakan, Kota Tua Jakarta merupakan paket wisata lengkap. Wisata sejarah berbasis warisan budaya. Sebagai heritage tourism, masyarakat bisa menikmati susana tempo dulu dengan bangunan-bangunan bergaya kolonial.
"Pariwisata Kota Tua bukan hanya di sekitar Museum Fatahilah dan museum lainnya saja. Sejumlah kawasan sekitarnya patut juga dikembangkan agar ranah wisata Kota Tua semakin besar, peluang usaha dan lapangan kerja semakin besar," kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Jumat (12/2/2021).
(Baca juga: 3 Hari Ngantor di Bali, Ini Catatan Sandiaga Uno)
Sandiaga mengungkapkan data kunjungan wisatawan ke Kota Tua mencapai 1,5 juta per tahun sebelum pandemi dan diyakini akan terus bertumbuh. Kedatangan wisatawan ini sangat berpengaruh pada perkembangan usaha kecil dan mikro serta lapangan kerja yang juga terus tumbuh.
(Baca juga: Datangkan Wisman Lewat FCC, Sandiaga Gandeng Pelabuhan Benoa)
Sandiaga mengatakan, Kota Tua Jakarta merupakan paket wisata lengkap. Wisata sejarah berbasis warisan budaya. Sebagai heritage tourism, masyarakat bisa menikmati susana tempo dulu dengan bangunan-bangunan bergaya kolonial.
"Pariwisata Kota Tua bukan hanya di sekitar Museum Fatahilah dan museum lainnya saja. Sejumlah kawasan sekitarnya patut juga dikembangkan agar ranah wisata Kota Tua semakin besar, peluang usaha dan lapangan kerja semakin besar," kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Jumat (12/2/2021).
(Baca juga: 3 Hari Ngantor di Bali, Ini Catatan Sandiaga Uno)
Sandiaga mengungkapkan data kunjungan wisatawan ke Kota Tua mencapai 1,5 juta per tahun sebelum pandemi dan diyakini akan terus bertumbuh. Kedatangan wisatawan ini sangat berpengaruh pada perkembangan usaha kecil dan mikro serta lapangan kerja yang juga terus tumbuh.
Lihat Juga :