Menuju 1 Abad Nahdlatul Ulama, Perkuat Harmoni Islam-Nasionalisme

Sabtu, 30 Januari 2021 - 17:25 WIB
"Ini karena NU juga turut memperjuangkan kemerdekaan. Saat ini, di tengah pandemi, NU bergerak aktif untuk mencari solusi dalam penanganan pandemi dan bencana, seraya terus menginisiasi kolaborasi serta memperkuat solidaritas global," kata wakil rakyat yang akrab disapa Gus Nabil ini.

Gus Nabil menilai saat ini penting sekali memperkuat Islam dan nasionalisme. Ketika demokrasi ala Amerika Serikat mendapat kritikan keras serta ujian di internal mereka, Indonesia tetap menjaga tradisi politik demokratis yang bersanding dengan nilai-nilai agama, meski di dalam negeri juga menghadapi tantangan ekstremisme, terorisme dan ancaman radikalisme dari kelompok-kelompok yang selama ini ingin mengganti dasar ideologi negara.

Baca juga: Mahfud MD Sebut Masjid Istiqlal Lebih Modern Pascadirenovasi

"Pancasila jelas menjadi dasar penting, sebagai jiwa bangsa. Maka, memperkuat harmoni Islam dan nasionalisme menjadi keharusan. Bahwa, warna Indonesia terhampar dalam bendera Merah Putih, yang melambangkan nasionalis religius," kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama ini.

Baca juga: Corona Masih Melanda, PBNU Tunda Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!