Lewat Mobil Keliling, NU Edukasi Masyarakat tentang Corona
Kamis, 14 Mei 2020 - 16:55 WIB
Satuan Tugas Peduli Covid-19 atau virus Corona bentukan Nahdlatul Ulama (NU), kini gencar melakukan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya Covid-19. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Satuan Tugas Peduli Covid-19 atau virus Corona bentukan salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) gencar melakukan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya Covid-19 . Salah satunya dengan memanfaatkan mobil keliling.
Ketua Satuan Tugas NU Peduli Covid-19, dr. Muhamad Makky Zamzani Satgas ini memberikan edukasi dengan mobil-mobil yang terinspirasi dari 'mobil tahu bulat'. (Baca juga: BPOM Kaji Potensi Herbal untuk Penanganan Covid-19)
"Bahwa lewat pada saat itu terngiang ‘mobil tahu bulat’ dan itu terngiang-ngiang akhirnya saya pikir ini sangat bagus sekali kita bentuk edukasi di titik-titik tertentu dengan edukasi Covid," kata Makky Zamzani di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Graha BNPB, Jakarta, Kamis (14/5/2020).
Saat ini sudah ada 154 mobil di berbagai wilayah yang siap memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya Covid-19. "Terutama di keramaian yang saat ini mungkin kita memberikan edukasi sangat sulit kalau secara langsung. Nah itu berawal dari situ ada 5 mobil dan saat ini alhamdulillah ada 150an mobil yang siap sudah berjalan di Kabupaten dan Wilayah," jelas Makky.
Ketua Satuan Tugas NU Peduli Covid-19, dr. Muhamad Makky Zamzani Satgas ini memberikan edukasi dengan mobil-mobil yang terinspirasi dari 'mobil tahu bulat'. (Baca juga: BPOM Kaji Potensi Herbal untuk Penanganan Covid-19)
"Bahwa lewat pada saat itu terngiang ‘mobil tahu bulat’ dan itu terngiang-ngiang akhirnya saya pikir ini sangat bagus sekali kita bentuk edukasi di titik-titik tertentu dengan edukasi Covid," kata Makky Zamzani di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Graha BNPB, Jakarta, Kamis (14/5/2020).
Saat ini sudah ada 154 mobil di berbagai wilayah yang siap memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya Covid-19. "Terutama di keramaian yang saat ini mungkin kita memberikan edukasi sangat sulit kalau secara langsung. Nah itu berawal dari situ ada 5 mobil dan saat ini alhamdulillah ada 150an mobil yang siap sudah berjalan di Kabupaten dan Wilayah," jelas Makky.
Lihat Juga :