Kemendikbud Kirim 26 Ribu VitPAD Produk Unpad ke Seluruh RSP di Indonesia

Selasa, 08 Desember 2020 - 18:43 WIB
Selama ini, Indonesia masih mengandalkan produk Viral Transport Medium (VTM) impor untuk menyimpan spesimen sampel swab Covid-19. VTM tersebut pada umumnya membutuhkan sistem transportasi dengan pengamanan berlapis dan harus disimpan pada kotak pendingin (coolbox) agar suhunya terjaga.

"VitPAD ini easy handling, friendly user dan tidak perlu coolbox. Itu sebabnya banyak disukai oleh konsumen. Kita tahu sendiri kondisi geografi Indonesia sangat beragam. Jadi proses yang sangat memudahkan konsumen untuk transport dari lokasi ke laboratorium itu sangat dibutuhkan. Bayangkan jika harus membawa coolbox yang cukup besar, es habis di jalan dan tidak ada dry ice, itu cukup merepotkan," ujar Lia Faridah.

Pengiriman VitPAD ini merupakan bagian dari distribusi uji pasar dibawah hibah Kemendikbud untuk melihat bagaimana efektivitas dari VitPAD, dan juga merupakan tahap akhir dari proses memperoleh izin edar. VitPAD saat ini telah memperoleh Tingkat Kesiapanterapan Teknologi (TKT) tingkatan delapan dan sembilan.

Setelah melewati proses skala laboratorium, validasi, produksi skala industri, dan distribusi kalangan terbatas, kini VitPAD ada di tahap produksi skala industri dengan skala lebih luas dan lebih besar.

TKT adalah tingkat kondisi kematatangan atau kesiapterapan suatu hasil penelitian dan pengembangan teknologi yang diukur secara sistematis agar dapat diadopsi oleh pengguna, baik oleh pemerintah, industri atau masyarakat. TKT disusun dalam 9 tingkatan yang masing-masing tingkatan memiliki indikator capaian TKT.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!