Punya Agenda Politik, Habib Rizieq Tidak Akan Gabung Masyumi Reborn atau Partai Ummat
Rabu, 11 November 2020 - 07:05 WIB
Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab orasi di hadapan pendukungnya. Foto/SINDOnews/Yorri Farli
JAKARTA - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) telah tiba di Tanah Air. Direktur Sudut Demokrasi Research and analysis (Sudra) Fadhli Harahab menilai kepulangan HRS bermuatan agenda politik jangka panjang.
Menurutnya, HRS tidak hanya akan melakukan kegiatan kekeluargaan atau dakwah semata, lebih dari itu ada agenda politik yang menyertai. "Saya melihat kepulangan HRS sebagai sinyal bahwa mesin politik akan segera dihidupkan kembali," kata Fadhli saat dihubungi SINDOnews, Rabu (11/11/2020)
Alumnus UIN Jakarta itu menduga, setidaknya ada dua momen penting yang akan dimanfaatkan pria yang akrab disapa Habib Rizieq dan kelompoknya untuk mengukuhkan pengaruh di pentas politik dalam negeri. "Momen terdekat ya pilkada, HRS tentu akan menggerakkan barisannya untuk mendukung pasangan calon tertentu," ujarnya.
(Lihat Juga Foto: Habib Rizieq Pulang, Bandara Soetta Jadi Lautan Manusia ).
Menurutnya, HRS tidak hanya akan melakukan kegiatan kekeluargaan atau dakwah semata, lebih dari itu ada agenda politik yang menyertai. "Saya melihat kepulangan HRS sebagai sinyal bahwa mesin politik akan segera dihidupkan kembali," kata Fadhli saat dihubungi SINDOnews, Rabu (11/11/2020)
Alumnus UIN Jakarta itu menduga, setidaknya ada dua momen penting yang akan dimanfaatkan pria yang akrab disapa Habib Rizieq dan kelompoknya untuk mengukuhkan pengaruh di pentas politik dalam negeri. "Momen terdekat ya pilkada, HRS tentu akan menggerakkan barisannya untuk mendukung pasangan calon tertentu," ujarnya.
(Lihat Juga Foto: Habib Rizieq Pulang, Bandara Soetta Jadi Lautan Manusia ).
Lihat Juga :