Pengamat: Habib Rizieq Jangan Mau Dimanfaatkan Kepentingan Politik

Selasa, 10 November 2020 - 16:28 WIB
Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab menyapa pendukungnya saat keluar dari ruang Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (10/11/2020). FOTO/Okezone/Arief Julianto
JAKARTA - Banyak pihak yang mengaitkan kepulangan Habib Rizkeq Shihab (HRS) yang bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November hari ini, dengan sejumlah agenda politik di Tanah Air. Di antaranya wacana pembentukan Masyumi Reborn dan peluncuran logo Partai Ummat oleh Amien Rais.

Namun, Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina Jakarta, Hendri Satrio mengingatkan bahwa Habib Rizieq jangan mau dimanfaatkan untuk kepentingan politik maupun kelompok politik.



"Intinya sebagai tokoh agama, HRS jangan mau dimanfaatkan oleh kelompok politik untuk kepentingan politik," kata pria yang akrab disapa Hensat itu kepada SINDOnews, Selasa (10/11/2020). (Baca juga: Kepulangan Habib Rizieq Tak Terkait Politik tapi Ini yang Mungkin Terjadi )

Adapun Partai Ummat yang mengklaim logo partainya sesuai semangat perjuangan Habib Rizieq, Hensat melihat bahwa itu merupakan salah satu bentuk memanfaatkan sosok imam besar Front Pembela Islam (FPI) dan momentum kepulangannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!