Guru Ajak Pilih Calon Ketua OSIS Seagama, KPAI: Keberagaman Mulai Luntur
Kamis, 29 Oktober 2020 - 06:44 WIB
NKRI dibangun di atas dasar kebhinekaan sehingga keputusan untuk menghargai keberagaman tidak bisa bersifat abu-abu. Keputusan menghargai harus bersifat hitam-putih. (Baca juga: Siswa Depresi karena PJJ Berujung Maut, KPAI: Kita Ingin Periksa Gurunya)
“Artinya, tidak boleh ada kata ‘tapi’ yang bersifat menoleransi tindakan antikeberagaman sekecil apapun yang terjadi di sekitar kita. Jadi, toleransi itu mutlak bukan sekadar menghargai perbedaan, tetapi lebih dari itu, tidak ada kebencian sedikit pun pada perbedaan,” tuturnya.
Mantan Kepala SMAN 3 Jakarta itu menambahkan jika guru mengajarkan kebencian atas keberagaman, maka kebencian itu akan benar-benar terwujud di kalangan para siswa dan menjadi budaya di sekolah. Sebab, apa yang diajarkan guru didengar murid-muridnya.
“Artinya, tidak boleh ada kata ‘tapi’ yang bersifat menoleransi tindakan antikeberagaman sekecil apapun yang terjadi di sekitar kita. Jadi, toleransi itu mutlak bukan sekadar menghargai perbedaan, tetapi lebih dari itu, tidak ada kebencian sedikit pun pada perbedaan,” tuturnya.
Mantan Kepala SMAN 3 Jakarta itu menambahkan jika guru mengajarkan kebencian atas keberagaman, maka kebencian itu akan benar-benar terwujud di kalangan para siswa dan menjadi budaya di sekolah. Sebab, apa yang diajarkan guru didengar murid-muridnya.
(jon)
Lihat Juga :