Antisipasi Kerumunan, Satgas Minta CFD dan Perayaan Keagamaan di Luar Ruangan Ditiadakan

Selasa, 20 Oktober 2020 - 22:20 WIB
Sementara untuk antisipasi kerumunan pasar luar gedung diperlukan keterlibatan pengelola pasar informal dan bekerja sama dengan ormas dan pemda setempat. “Khusus tempat wisata, pemantauan protokol kesehatan harus dilakukan oleh dinas pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah dengan memperhatikan operasi tempat wisata di masa pandemi,” tuturnya.

Ketiga, upaya antisipasi kerumunan kerumunan keluarga dan kerabat. Hal yang dapat dilakukan adalah memperhatikan cara berkendara yang aman dengan tetap menggunakan masker dan meminimalkan isi penumpang dalam kendaraan.

“Serta menunda terlebih dahulu acara keluarga yang tidak terlalu penting. Serta membatasi arus keluar masuk, termasuk keluarga. Baik ke sekolah asrama atau lapas. Dan manfaatkan media komunikasi daring sebagai alternatif lainnya,” tuturnya.

Keempat, upaya antisipasi kemunculan kerumunan akibat bencana. Wiku meminta untuk mengusahakan tidak menggunakan tenda untuk evakuasi korban bencana alam. (Baca juga: Meski Pandemi COVID-19, Partisipasi Pemilih di Pilkada Diyakni Tetap Tinggi)

“(Lalu) memanfaatkan fasilitas penginapan atau rumah yang masih tersedia untuk mencegah kerumunan. Masyarakat disarankan menyampaikan aspirasi dengan cara menghindari kerumunan,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!