Deklarator Berterima Kasih karena Rezim Turut Membesarkan KAMI

Senin, 28 September 2020 - 13:34 WIB
Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi, Jakarta, Selasa 18 Agustus 2020. Foto/SINDOnews/Isra Triansyah
JAKARTA - Kegiatan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di sejumlah daerah berjalan tidak mulus. Penolakan dari sekelompok orang kerap terjadi, termasuk di Surabaya, Jawa Timur, Senin (28/9/2020) ini.

Menyikapi hal tersebut, deklarator KAMI Andrianto mengatakan, biarlah rakyat menilai apa yang terjadi di Surabaya hari ini."Rezim tidak belajar dari sejarah. Dulu zaman Orde Baru, tahun 1996 PDI (Megawati) juga kerap dipersekusi. Tapi, tiga tahun kemudian malah jadi pemenang pemilu," ujar Andrianto kepada SINDOnews.



Anggota Divisi Penggalangan KAMI Pusat ini menambahkan, KAMI berterima kasih kepada rezim ini karena turut membesarkan KAMI. Menurutnya, kalaupun acara di Surabaya hari ini dibubarkan, KAMI ikut apa yang diinginkan rezim.

(Baca juga: Kutip Pernyataan Gatot Nurmantyo, KAMI: Sekali Layar Terkembang, Pantang Surut Mundur ke Belakang ).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!