Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
Selasa, 21 Juli 2026 - 06:34 WIB
Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kearifan dalam menentukan waktu dan cara bertindak agar tidak merusak stabilitas nasional. Foto/SIndoNews
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk penyelewengan tanpa pandang bulu. Prabowo menegaskan tidak akan ada praktik tebang pilih dalam upaya memberantas penyelewengan.
Hal ini disampaikan Presiden dalam taklimat nya di sidang kabinet paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).
"Sekali lagi berkali-kali saya bilang bahwa percayalah kita tidak akan, kita tidak akan pilih kasih, kita tidak akan tebang pilih, kita tidak akan tidak bertindak terhadap penyelewengan," kata Prabowo.
Baca juga: Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Meski menjanjikan tindakan tegas, Prabowo menekankan pentingnya kearifan dalam menentukan waktu dan cara bertindak agar tidak merusak stabilitas nasional. Hal ini dianalogikan seperti mengobati penyakit kanker dalam tubuh manusia.
"Kalau ada orang umpamanya kena kanker, jalan pintas bisa potong saja tangannya, potong saja kakinya, kan begitu? Tapi mungkin dengan ketepatan, dengan terapi, dengan teknologi, kita bisa tanpa terlalu merusak badan," ujarnya.
Hal ini disampaikan Presiden dalam taklimat nya di sidang kabinet paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).
"Sekali lagi berkali-kali saya bilang bahwa percayalah kita tidak akan, kita tidak akan pilih kasih, kita tidak akan tebang pilih, kita tidak akan tidak bertindak terhadap penyelewengan," kata Prabowo.
Baca juga: Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Meski menjanjikan tindakan tegas, Prabowo menekankan pentingnya kearifan dalam menentukan waktu dan cara bertindak agar tidak merusak stabilitas nasional. Hal ini dianalogikan seperti mengobati penyakit kanker dalam tubuh manusia.
"Kalau ada orang umpamanya kena kanker, jalan pintas bisa potong saja tangannya, potong saja kakinya, kan begitu? Tapi mungkin dengan ketepatan, dengan terapi, dengan teknologi, kita bisa tanpa terlalu merusak badan," ujarnya.
Lihat Juga :