BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:25 WIB
Baca juga: BMKG: 48,9% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncaknya Juli-September 2026
BMKG menjelaskan, kondisi tersebut didukung oleh masih bertahannya fenomena El Niño dengan indeks Niño 3.4 sebesar +1,25 dan Southern Oscillation Index (SOI) sebesar -24,7 sehingga potensi penurunan curah hujan di berbagai wilayah Indonesia masih cukup tinggi.
Meski demikian, BMKG mengingatkan bahwa hujan masih berpotensi terjadi akibat dinamika atmosfer regional. Salah satunya dipengaruhi oleh aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Rossby Ekuatorial, serta dampak tidak langsung Siklon Tropis Bavi yang saat ini berada di Laut Filipina.
Pada Dasarian II Juli 2026, sekitar 92,64% wilayah Indonesia diprakirakan mengalami curah hujan kategori rendah atau kurang dari 50 milimeter per dasarian. Kondisi tersebut diperkirakan mencakup sebagian besar Sumatra, Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, hingga sebagian Papua.
Lihat video: Musim Kemarau Menjadi Berkah bagi Pengrajin Pohon Pisang di Jateng
BMKG menjelaskan, kondisi tersebut didukung oleh masih bertahannya fenomena El Niño dengan indeks Niño 3.4 sebesar +1,25 dan Southern Oscillation Index (SOI) sebesar -24,7 sehingga potensi penurunan curah hujan di berbagai wilayah Indonesia masih cukup tinggi.
Meski demikian, BMKG mengingatkan bahwa hujan masih berpotensi terjadi akibat dinamika atmosfer regional. Salah satunya dipengaruhi oleh aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Rossby Ekuatorial, serta dampak tidak langsung Siklon Tropis Bavi yang saat ini berada di Laut Filipina.
Pada Dasarian II Juli 2026, sekitar 92,64% wilayah Indonesia diprakirakan mengalami curah hujan kategori rendah atau kurang dari 50 milimeter per dasarian. Kondisi tersebut diperkirakan mencakup sebagian besar Sumatra, Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, hingga sebagian Papua.
Lihat video: Musim Kemarau Menjadi Berkah bagi Pengrajin Pohon Pisang di Jateng
Lihat Juga :