Raih Pengakuan Riset STEM, 2 Peneliti SGU Masuk Kandidat Ilmuwan Muda
Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:10 WIB
Salah satunya melalui inovasi Kemiri yang dilakukan Hery Sutanto dan menjadikannya kandidat Ilmuwan Muda Terbaik. Produk penelitiannya Kemirich Gold, minyak nabati hasil olahan kemiri yang dikembangkan sebagai alternatif minyak sehat karya anak bangsa.
"Indonesia memiliki kekayaan hayati luar biasa. Kemiri adalah salah satu tanaman lokal yang murah, melimpah, dan selama ini hanya dianggap pelengkap dapur. Padahal, jika diolah dengan benar, kandungan nutrisinya bisa menyaingi minyak nabati impor," ujar Hery yang juga menjabat Dekan Faculty of Life Sciences and Technology Swiss German University, belum lama ini.
Produk ini juga telah memperoleh sertifikasi halal dan izin edar dari BPOM serta merupakan salah satu jenis asupan yang diberikan ke masyarakat dalam program yang diadakan Bappeda Kabupaten Tangerang dalam rangka membantu menurunkan angka stunting.
Kemudian, Maria Dewi menjadi kandidat Ilmuwan Muda Terbaik berkat berbagai inovasi di bidang teknologi pangan berbasis fermentasi yaitu Tempe Semangit dengan kandungan protein mencapai 70 persen.
Produk ini memiliki daya serap protein yang lebih tinggi dibandingkan tempe biasa, menghadirkan cita rasa gurih alami, serta menjadi alternatif pangan bergizi yang mudah dikonsumsi oleh anak-anak.
"Indonesia memiliki kekayaan hayati luar biasa. Kemiri adalah salah satu tanaman lokal yang murah, melimpah, dan selama ini hanya dianggap pelengkap dapur. Padahal, jika diolah dengan benar, kandungan nutrisinya bisa menyaingi minyak nabati impor," ujar Hery yang juga menjabat Dekan Faculty of Life Sciences and Technology Swiss German University, belum lama ini.
Produk ini juga telah memperoleh sertifikasi halal dan izin edar dari BPOM serta merupakan salah satu jenis asupan yang diberikan ke masyarakat dalam program yang diadakan Bappeda Kabupaten Tangerang dalam rangka membantu menurunkan angka stunting.
Kemudian, Maria Dewi menjadi kandidat Ilmuwan Muda Terbaik berkat berbagai inovasi di bidang teknologi pangan berbasis fermentasi yaitu Tempe Semangit dengan kandungan protein mencapai 70 persen.
Produk ini memiliki daya serap protein yang lebih tinggi dibandingkan tempe biasa, menghadirkan cita rasa gurih alami, serta menjadi alternatif pangan bergizi yang mudah dikonsumsi oleh anak-anak.
Lihat Juga :