Tekan Angka Kematian Jemaah Haji, Menhaj: Istitha’ah Kesehatan Jadi PR
Sabtu, 04 Juli 2026 - 13:26 WIB
Menhaj, Moch. Irfan Yusuf (Gus Irfan) menyebut aspek istithaah kesehatan menjadi pekerjaan rumah (PR) besar setelah penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Foto/Dok.SindoNews
JAKARTA - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Moch. Irfan Yusuf (Gus Irfan) menyebut aspek istitha'ah kesehatan atau kemampuan kesehatan jemaah untuk menjalankan rangkaian ibadah haji menjadi pekerjaan rumah (PR) besar setelah penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.
Hal itu disampaikan Gus Irfan saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M yang disiarkan melalui kanal YouTube Kementerian Haji dan Umrah, Sabtu (4/7/2026).
Baca juga: Sempat Diragukan, Menhaj Klaim Haji 2026 Jadi Salah Satu Penyelenggaraan Terbaik dalam Sejarah
Menurut Gus Irfan, kesehatan jemaah masih memerlukan perhatian khusus. Meskipun angka mortalitas jemaah haji Indonesia tahun ini berhasil ditekan sekitar 25 persen, jumlah jemaah yang meninggal dunia masih tergolong tinggi.
Hal itu disampaikan Gus Irfan saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M yang disiarkan melalui kanal YouTube Kementerian Haji dan Umrah, Sabtu (4/7/2026).
Baca juga: Sempat Diragukan, Menhaj Klaim Haji 2026 Jadi Salah Satu Penyelenggaraan Terbaik dalam Sejarah
Menurut Gus Irfan, kesehatan jemaah masih memerlukan perhatian khusus. Meskipun angka mortalitas jemaah haji Indonesia tahun ini berhasil ditekan sekitar 25 persen, jumlah jemaah yang meninggal dunia masih tergolong tinggi.
Lihat Juga :