Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Selasa, 16 Juni 2026 - 00:25 WIB
Wapres Gibran Rakabuming Raka saat menerima perwakilan mahasiswa di Istana Wapres, Senin (15/6/2926). Foto/Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengakui program pemerintah masih banyak kekurangan. Gibran menyatakan pemerintah berkomitmen menyempurnakan berbagai program dan kebijakan nasional dengan membuka ruang dialog serta menyerap aspirasi masyarakat.
Hal itu disampaikan Gibran saat menerima dan berdialog langsung dengan 15 perwakilan mahasiswa di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026) sore. "Yang sudah kita capai sekarang, apa yang sudah dibangun itu yang kita rawat bersama. Saya sadar masih banyak minus-minusnya, kekurangannya banyak, ya ini yang harus kita perbaiki bersama," tutur Gibran dalam keteranganya.
Ruang dialog itu terjadi ketika Gibran membuka pintu saat mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda . Mahasiswa itu berasal dari Universitas Bung Karno dan Universitas Mohammad Husni Thamrin Jakarta.
Baca Juga: Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Para mahasiswa menyampaikan aspirasi dan hasil kajian terkait sejumlah isu nasional, mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, pendidikan, revisi regulasi, hingga pembangunan di wilayah tertinggal.
Mengawali dialog, Gibran menyampaikan apresiasinya atas berbagai masukan yang disampaikan mahasiswa. "Makanya ini saya terima kasih sekali dapat masukan-masukan," ujar Gibran.
Hal itu disampaikan Gibran saat menerima dan berdialog langsung dengan 15 perwakilan mahasiswa di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026) sore. "Yang sudah kita capai sekarang, apa yang sudah dibangun itu yang kita rawat bersama. Saya sadar masih banyak minus-minusnya, kekurangannya banyak, ya ini yang harus kita perbaiki bersama," tutur Gibran dalam keteranganya.
Ruang dialog itu terjadi ketika Gibran membuka pintu saat mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda . Mahasiswa itu berasal dari Universitas Bung Karno dan Universitas Mohammad Husni Thamrin Jakarta.
Baca Juga: Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Para mahasiswa menyampaikan aspirasi dan hasil kajian terkait sejumlah isu nasional, mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, pendidikan, revisi regulasi, hingga pembangunan di wilayah tertinggal.
Mengawali dialog, Gibran menyampaikan apresiasinya atas berbagai masukan yang disampaikan mahasiswa. "Makanya ini saya terima kasih sekali dapat masukan-masukan," ujar Gibran.
Lihat Juga :