Bertemu Prabowo, Presiden Jerman Singgung Deklarasi Jakarta Tahun 2012

Senin, 15 Juni 2026 - 14:31 WIB
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier menyinggung Deklarasi Jakarta yang dikeluarkan tahun 2012 saat bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (15/6/2026). Foto/BPMI Setpres
JAKARTA - Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier menyinggung Deklarasi Jakarta yang dikeluarkan tahun 2012 saat bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (15/6/2026). Mulanya, Steinmeier mengungkapkan bahwa kunjungannya ke Indonesia kali ini memiliki alasan sangat kuat.

Apalagi, di tengah situasi global di mana sebagian kawasan dunia terguncang oleh konflik. Maka, katanya, kemitraan antara Jerman dengan Indonesia sangat berarti.



Baca juga: Pertemuan Prabowo dengan Steinmeier Perkuat 75 Tahun Diplomatik Indonesia-Jerman

“Ini merupakan kemitraan antara kedua negara yang saling berkomitmen untuk dasar aturan hukum yang tetap. Dan itu menjadi ikatan antara kedua negara kita setidaknya sejak Deklarasi Jakarta tahun 2012,” tegas Steinmeier dalam keterangan pers bersama usai pertemuan bilateral dengan Prabowo.

Steinmeier pun menegaskan harus lebih memperdalam kemitraan dengan Indonesia di berbagai bidang baik iklim, pendidikan, penelitian, dan budaya.

“Anda sudah katakan betapa pentingnya keanekaragaman topik yang kita bicarakan dan betapa banyak perkembangannya selama beberapa tahun terakhir dan betapa besarnya potensi untuk bisa dikembangkan lagi,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!