Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:37 WIB
“Kedua bahan tersebut memiliki kandungan nutrisi penting dan menunjukkan potensi besar kekayaan hayati Indonesia dalam mendukung kesehatan masyarakat,” ujar Della, Selasa (26/5/2026).

Dalam proses penelitiannya, Della melakukan eksplorasi langsung ke berbagai wilayah di Indonesia untuk mempelajari karakteristik kelakai di habitat aslinya, mulai dari tanah mineral hingga kawasan hutan gambut.

Penelitian lapangan tersebut bahkan membawanya menjangkau daerah terpencil menggunakan perahu kecil untuk mengambil sampel tanaman. “Melihat langsung keragaman sumber daya alam Indonesia membuka perspektif baru mengenai besarnya potensi pangan lokal yang kita miliki,” katanya.

Saat ini, penelitian Della juga berkembang ke bidang metabolomik dan pengembangan produk pangan berbasis sayuran lokal. Bersama tim peneliti SGU, dia tengah mengembangkan produk furikake berbahan kelakai dan sayuran lokal lainnya dalam skala terbatas.

Selain itu, penelitian terkait pemanfaatan tempe gembus dan eksplorasi pangan fermentasi lokal juga terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya menghadirkan alternatif pangan sehat dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!